Breaking News:

Palu Hari Ini

Komitmen Manulife pada Nasabah Korban Bencana di Sulawesi Tengah

Perusahaan Asuransi Manulife Indonesia tetap berjuang membantu nasabah yang terdampak bencana gempa Palu.

DOK MANULIFE
Nasabah Manulife Sufiaty Sanrang (kedua dari kanan), seusai mendapatkan informasi tekait produk-produk klaim asuransi jiwa dan kesehatan, di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (6/2/2020). 

Ketika itu, kantor pusat di Jakarta, mengirim data informasi seluruh nasabah, Manulife ingin memberi kemudahan dalam proses klaim, termasuk dokumen-dokumen yang diminta, bahkan pencairan juga dipercepat.

Tak hanya itu, seluruh nasabah yang terdampak bencana juga mendapat keringanan berupa pembebasan pembayaran premi selama satu tahun. Seluruh premi selama satu tahun itu ditanggung Manulife Indonesia.

Sejumlah agen Manulife di Palu mengakui, kepedulian Manulife itu mendapat sambutan positif bagi masyarakat Palu.

Bagi Maya, salah seorang agen Manulife mengakui, kunjungan masyarakat ke kantor Manulife bertambah sekitar 20 persen dari sebelum terjadi tragedi gempa bumi.

"Walaupun memang banyak dari mereka belum bersedia membeli polis karena memang perekonomian masih belum mendukung. Tetapi setidaknya, dengan mereka datang saja itu sudah cukup bagus bagi kami,” ujar dia.

Tak hanya itu, kepedulian Manulife terhadap para agen juga membuat jumlah agen bertambah yang sebelumnya hanya 79 orang, kini menjadi sekitar 90 orang.

Adi G Yusuf, nasabah Manulife asal Palu mengisahkan, kedua orangtuanya, beserta empat pegawai, dan satu pengunjung tewas saat bangunan restoran milik keluarga Adi runtuh.

Ia selamat karena ketika itu berada di lantai dua. Tak lama setelah kejadian, pihak Manulife datang dan mengurus proses pencairan asuransi.

Viral Video Warga Petobo Temukan Uang di Kawasan Terdampak Likuefaksi Gempa Palu

“Kami diberitahu bahwa semua dipermudah pengurusan pencairan dan semacamnya, termasuk dokumen-dokumennya, penanganan Manulife cepat, sekitar dua minggu, sudah cair,” kisah Adi yang mengaku memperoleh dana sekitar Rp 550 juta dari Manulife untuk dua polis yang dimiliki mendiang ibunya.

Hal senada dikatakan Sufiaty Sonrang, pensiunan pegawai Pemprov Sulteng yang suaminya, Suparman Hasan, tewas tertimpa pagar beton saat gempa terjadi.

Halaman
123
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved