Terkini Nasional

Viral King of The King Pamer Saldo Rp 720 Triliun, BNI Buat Laporan ke Polisi Atas Pasal Hoax

Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan "Saldo" rekening King of The King di BNI sebanyak Rp 720 T. Wuow!".

Viral King of The King Pamer Saldo Rp 720 Triliun, BNI Buat Laporan ke Polisi Atas Pasal Hoax
Twitter/BigAlphaID
Tangkapan layar dari sebuah unggahan yang menyebutkan King of The King miliki saldo rekening sebesar Rp 720 triliun 

TRIBUNPALU.COM - Sebuah unggahan yang menyebutkan saldo rekening kerajaan King of The King sebanyak Rp 720 triliun tersimpan di bank BNI beredar luas di media sosial Twitter, Kamis (30/1/2020).

Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Twitter @BigAlphaID. Hingga saat ini Jumat (7/2/2020) pukul 12.00 WIB, unggahan tersebut telah diretweet lebih dari 1.000 kali dan disukai sebanyak 1.200 kali.

Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan "Saldo" rekening King of The King di BNI sebanyak Rp 720 T. Wuow!".

Lantas, benarkah informasi yang beredar ini?

Dua Petinggi King of The King di Kaltim Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Penipuan

Satu Lagi Kerajaan Nyeleneh Menjadi Viral dengan Nama Kerajaan Mulawarman

Saat dikonfirmasi terkait informasi tersebut, Corporate Secretary BNI Meiliana mengatakan, unggahan yang menyebutkan King of The King memiliki saldo rekening sebanyak Rp 720 triliun adalah tidak benar alias hoaks.

Selain itu, pihaknya juga telah melaporkan King of The King ke kepolisian karena pemalsuan.

"Itu tidak benar. Kami juga sudah melaporkan ke kepolisian atas kasus pemalsuan dokumen tersebut," katanya kepada Kompas.com, Jumat (6/2/2020).

Pelaporan tersebut, imbuhnya, guna memberikan efek jera kepada terduga pelaku dan pihak lain yang berniat melakukan pelanggaran yang sama.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat waspada apabila menemukan pihak-pihak yang bermaksud melakukan penipuan dengan menggunakan dokumen bersimbol BNI.

"Setiap dokumen yang berlogo BNI dan berisi informasi kepemilikan sejumlah dana sebaiknya diverifikasi ke cabang-cabang BNI terdekat," papar dia.

Adapun pihaknya telah melapor ke pihak kepolisian melalui Kepolisian Resor Kutai Timur, Kalimantan Timur pada Jumat (31/1/2020).

Laporan tersebut, kata Meiliana ditujukan kepada terlapor berinisial BU terkait perkara Pemalsuan Dokumen dengan menggunakan Logo dan nama perusahaan BNI.

"Dengan laporan ini, BNI mengharapkan akan dapat menekan jumlah kasus pemalsuan dokumen serupa ke depan," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Saldo Rekening King of The King di BNI Rp 720 Triliun, Ini Penjelasannya", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved