Terkini Daerah

Tri Rismaharini Cabut Laporan Kasus Penghinaan, Zikria Dzatil Bisa Ditangguhkan dengan 3 Syarat

Polrestabes Surabaya terus mendalami kasus penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang dilakukan Zikria Dzatil melalui Facebook (FB).

Tri Rismaharini Cabut Laporan Kasus Penghinaan, Zikria Dzatil Bisa Ditangguhkan dengan 3 Syarat
TRIBUNJATIM.COM/ Firman Rachmanudin
Zikria Dzatil, seorang ibu rumah tangga yang terlibat kasus ujaran kebencian terhadap Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. 

TRIBUNPALU.COM - Polrestabes Surabaya terus mendalami kasus penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang dilakukan Zikria Dzatil melalui Facebook (FB).

Setelah Selasa (11/2/2020) kemarin, Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan proses gelar perkara dengan disaksikan dewan inspektorat dari Polda Jatim.

Hingga kini, Polrestabes Surabaya belum juga menentukan kejelasan status terkini Zikria Dzatil.

Apalagi, jauh-jauh hari, pihak korban Tri Rismaharini melalui Kabag Hukum Pemkot Surabaya Ira Tursilowati mengantar langsung surat pencabutan laporan ke meja Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Jumat (8/2/2020) kemarin.

Ditambah, pihak kuasa hukum tersangka juga telah mengajukan surat penangguhan penahanan.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho mengaku telah memastikan serangkaian tahapan itu telah berjalan lancar.

Apalagi pihaknya kemarin sudah menerima sejumlah poin rekomendasi yang diperoleh dari Irwasda Polda Jatim, Bidang Propam Polda Jatim, Bidang Hukum Polda Jatim, pengawas penyidik, pembina fungsi teknis bidang hukum dan sejumlah pakar.

Dikarantina di Kapal Diamond Princess WNI Minta Dibawakan Tolak Angin dan Mi Instan

Kenaikan Harga Masker Disorot Media Internasional, YLKI Minta Pemerintah Segera Turun Tangan

Suami Zikria Dzatil Tulis Surat untuk Tri Rismaharini, Singgung Anak Sulung yang Jadi Bahan Celaan

Zikria Dzatil, tersangka pemghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini
Zikria Dzatil, tersangka pemghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (YouTube KompasTV)

Kini, pihaknya sedang berfokus pada evaluasi atas kasus tersebut dengan menimbang sejumlah poin rekomendasi yang diterimanya dari pihak Polda Jatim.

Dan belum bisa segera mengabulkan penangguhan penahanan pelaku.

"Laporan formal sudah dicabut oleh Ibu Risma, sudah ada gelar perkara dan hari ini kami sedang mengevaluasi," katanya di Mapolda Jatim, Jumat (14/2/2020).

Halaman
12
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved