CPNS 2019

Sudah Lolos PG SKD CPNS 2019, Berikut Simulasi Penentuan Peserta yang Berhak Ikut SKB

Berikut simulasi untuk menentukan apakah peserta CPNS 2019 bisa melanjutkan ke Tes Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) setelah lulus SKD.

KOMPAS/LASTI KURNIA
Ilustrasi tes CPNS 

Berikut simulasi untuk menentukan apakah peserta CPNS 2019 bisa melanjutkan ke Tes Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) setelah lulus Tes Seleksi Kemampuan Bidang (SKD).

TRIBUNPALU.COM - Proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) formasi 2019 saat ini masih dalam tahap tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Peserta harus berjuang untuk bisa lulus sesuai ketentuan.

Untuk bisa dikatakan lulus passing grade (PG) SKD seorang pelamar harus memenuhi ambang batas nilai yang telah diatur dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 24 Tahun 2019.

“Perlu kami sampaikan bahwa peserta SKD yang sukses melampaui PG, tidak serta merta dinyatakan lulus SKD dan otomatis bisa mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang ( SKB),” ujar Plt. Karo Humas BKN, Selasa (4/2/2020) lalu seperti diberitakan Kompas.com.

Namun tidak semua peserta yang lolos PF SKD langsung bisa melanjutkan ke tes SKB.

Data akan diolah melibatkan BKN

Nilai peserta SKD lolos PG, menurut Paryono, akan diolah terlebih dahulu.

Mengingat satu formasi tidak dilamar oleh peserta dari satu titik lokasi (Tilok) saja, namun harus digabungkan dengan hasil SKD pelamar dari berbagai Tilok.

“Selain itu dalam pemeringkatan nilai SKD juga harus menyertakan hasil SKD peserta P1/TL (peserta seleksi CPNS 2018 yang memenuhi PG SKD dan masuk dalam 3 kali formasi jabatan yang dilamar untuk mengikuti SKB tahun 2018 namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir),” jelasnya.

Tahap pengolahan data, menurut dia, akan dilanjutkan dengan tahap rekonsiliasi data hasil SKD yang melibatkan instansi penyelenggara SKD dan BKN.

“Hasil rekonsiliasi tersebut akan diajukan kepada Kepala BKN untuk mendapat approval dan digital signature (DS) yang dilakukan by system pada portal SSCASN,” tambah Paryono.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa hasil SKD seluruh peserta seleksi akan disampaikan Kepala BKN selaku Ketua Tim Pelaksana Panselnas kepada PPK masing-masing instansi melalui portal SSCASN dan admin instansi dapat mengunduh hasil SKD tersebut.

“Selanjutnya Ketua Panitia Seleksi Instansi akan menetapkan pengumuman hasil/kelulusan SKD dan menyampaikannya kepada publik,” tambahnya.

Paryono juga menyampaikan rangkaian tahapan yang harus dilalui sebelum penetapan hasil kelulusan SKD menjadi alasan tidak dapat ditampilkannya pernyataan kelulusan SKD pada layar nilai peserta SKD.

Wanita di Lampung Melahirkan saat Tengah Ikuti Tes SKD CPNS, Sempat Dikira Kontraksi Palsu

Kronologi Terbongkarnya Joki CPNS Kemenkumham di Makassar, Terungkap Gara-gara Bahasa Daerah

Tes SKD CPNS 2019, Ini 45 Butir Pengamalan Pancasila dalam Soal TWK dan Contoh Soalnya

CPNS 2019, Simak 15 Contoh Soal Tes SKD Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Link Download

Nilai Tes SKD CPNS Langsung Muncul Setelah Tes, Simak Sistem Penilaian SKD Tahun 2019

Setelah pengumuman hasil seleksi administrasi, kini sebagian pelamar CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) mengikuti SKD (Seleksi Kemampuan Dasar) mulai Senin (27/1/2020).

Pelaksanaan SKD CPNS 2019 dilaksanakan pertama mulai hari Senin kemarin, tanggal 27 Januari 2020 hingga 28 Februari 2020.

Dilansir BKN.com, Humas BKN menyatakan, Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran (TA) 2019 digelar serentak mulai Senin, 27 Januari 2020.

Total pelamar CPNS TA 2019 mencapai 4.197.218 dan pelamar yang dinyatakan lulus syarat administrasi atau Memenuhi Syarat (MS) sejumlah 3.364.867. Peserta dengan status MS selanjutnya akan berkompetisi pada tahap berikutnya untuk mengisi 150.315 formasi CPNS TA 2019.

Pengumuman tersebut diumumkan langsung oleh Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara, Paryono melalui Siaran Pers BKN pada 20 Januari 2020.

Twitter @BKNgoid juga menyampaikan informasi tentang keadaan lokasi pelaksanaan SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) CPNS 2019.

Lokasi Ruang tunggu Tes SKD CPNS
Lokasi Ruang tunggu Tes SKD CPNS (Twitter @BKNgoid)

Sebelum melaksanakan tes Seleksi Kompetensi Dasar peserta CPNS, peserta diminta untuk mempersiapkan beberapa perlengkapan yang harus dibawa, seperti:

1. Membawa Kartu Peserta Ujian Asli

2. Membawa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP)

3. Mengenakan kemeja warna putih dan celana panjang atau rok warna hitam (bukan jeans) dan bersepatu.

4. Peserta juga harus memperhatikan tata tertib yang ditetapkan oleh masing-masing instansi saat pelaksanaan SKD CPNS 2019 berlangsung.

CAT merupakan tes dalam seleksi CPNS berbasis komputer, dimana nilai dapat dimonitor langsung oleh masyarakat umum saat peserta mengerjakan soal atau usai tes.
CAT merupakan tes dalam seleksi CPNS berbasis komputer, dimana nilai dapat dimonitor langsung oleh masyarakat umum saat peserta mengerjakan soal atau usai tes. (KemenpanRB)

Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 24 Tahun 2019, tiga tes akan diujikan dalam pelaksanaan SKD CPNS tahun ini.

Ketiganya yaitu Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Intelegensia Umum (TIU).

infografik: SKD CPNS
infografik: SKD CPNS (Kompas.com: Akbar Bhayu Tamtomo)

TWK diujikan kepada peserta CPNS untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan Bahasa Indonesia.

Sedangkan, TIU sebagai cara menilai tiga kemampuan peserta, yaitu kemampuan verbal, kemampuan numerik, dan kemampuan figural.

Kemampuan verbal meliputi analogi, silogisme, dan analitis.

Sistem penilaian SKD CPNS kali ini ditentukan dari passing grade CPNS 2019 tersebut ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan-RB) Nomor 24 Tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019.

Perhitungan nilai tes TWK, TIU, dan TKP maka nilai maksimal untuk SKD CPNS 2019 ialah 500 (lima ratus).
Skor tersebut dijumlahkan dari:

  • Nilai maksimal untuk TKP sebesar 175
  • Nilai maksimal untuk TIU 175
  • Nilai maksimal untuk TWK 150

Sedangkan untuk nilai ambang batas SKD CPNS 2019, skor minimal yang harus dipenuhi peserta ialah:

  • Nilai ambang batas TKP 126
  • Nilai ambang batas TIU 80
  • Nilai ambang batas TWK 65

Namun, aturan tersebut tidak berlaku bagi peserta yang mendaftar pada jenis penetapan kebutuhan formasi khusus

Nilai ambang Batas
Nilai ambang Batas (Twitter @BKNgoid)

Hasil SKD akan diumumkan pada bulan Maret 2020, kemudian bagi peserta yang lolos seleksi SKD melanjutkan pada tahap SKB.

Penentuan peserta SKB

Jika peserta telah melampaui passing grade, maka nilai tersebut akan diolah kemudian diambil 3x formasi untuk bisa mengikuti tes SKB.

Dilansir dari laman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), bkn.go.id, ada beberapa tahapan atau langkah untuk menentukan peserta SKD lolos ke tahap SKB.

Langkah pertama untuk menentukan peserta CPNS lolos SKB adalah penyampaian hasil SKD seluruh peserta.

Penyampaian dilakukan dari kepala BKN selaku Ketua Tim Pelaksana Panselnas kepada PPK di masing-masing instansi.

Tahapan selanjutnya, instansi dari BKN memastikan hasil SKD akan disampaikan sama dengan hasil SKD di layar monitor saat pelaksanaan tes selesai.

Pengumuman kelulusan tes SKD dilakukan instansi melalui keputusan Ketua Panitis Seleksi Instansi.

Sesuai PermenPANRB Nomor 24 Tahun 2019 Tentang nilai ambang batas seleksi dasar kompetensi dasar pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 dan SE Menpan Nomor. B /111/M.SM.01.00/2020, terdapat beberapa skema penentuan peserta SKD ke tahap SKB.

Tidak hanya lewat nilai ambang batas (passing grade), ada skema lain yang digunakan untuk menentukan peserta lolos ke tahap SKB.

Peserta SKB dipilih berdasarkan passing grade dengan jumlah kuota tiga kali lebih banyak dari jumlah formasi yang dilamar.

BKN menyampaikan simulasi dalam menentukan peserta SKD lolos ke tahap SKB.

Dilansir dari Instagram @bkngoidofficial, Minggu (16/2/2020), ada beberapa tahapan penentuan peserta SKD lolos ke tahap SKB lewat simulasi singkat.

"Sesuai PermenPANRB Nomor 24 Tahun 2019 Tentang nilai ambang batas seleksi dasar kompetensi dasar pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 dan SE Menpan Nomor. B /111/M.SM.01.00/2020 terdapat beberapa skema bagi Peserta yang mengalami kondisi seperti ini.
Yuk #SobatBKN, cermati info berikut," tulis akun @bkngoidofficial.

Berikut simulasi singkat dari BKN untuk menentukan peserta SKD lolos ke tahap SKB, simak selengkapnya.

a. Jika terdapat peserta dengan nilai SKD sama, maka kelulusan didasarkan nilai yang lebih tinggi berurutan dari TKP, TIU, dan TWK.

Sebagai contoh terdapat tujuh peserta ujian.

1. Alehandro dengan skor TKP 150, TIU 110, TWK 135 dan nilai kumulatif 395.
2. Belinda dengan skor TKP 148, TIU 125, TWK 115 dan nilai kumulatif 388.
3. Carlos dengan skor TKP 145, TIU 105, TWK 117 dan nilai kumulatif 367.
4. Doglas dengan skor TKP 147, TIU 115, TWK 105 dan nilai kumulatif 367.
5. Esmeralda dengan skor TKP 146, TIU 112, TWK 109 dan nilai kumulatif 367.
6. Fabio dengan skor TKP 146, TIU 110, TWK 100 dan nilai kumulatif 356.
7. Sergio dengan skor TKP 146, TIU 115, TWK 95 dan nilai kumulatif 356.

Sebagai catatan, jika dibutuhkan satu formasi, maka kuotanya peserta yang masuk tahap SKB sebanyak tiga orang yaitu peserta Alehandro, Belinda, dan Doglas.

Doglas berhak ikut tes SKB karena unggul di skor TKP dan TIU daripada Carlos.

Jika dibutuhkan dua formasi, banyaknya peserta SKB berjumlah enam orang, yaitu Alehandro, Belinda, Doglas, Esmeralda , Carlos , dan Sergio .

Penentuan Peserta SKD ke Tahap SKB
Penentuan Peserta SKD ke Tahap SKB (Instagram/ @bkngoidofficial)

b. Jika terdapat sejumlah peserta dengan nilai total SKD sama dan nilai sub-tes, baik TKP, TIU, dan TWK sama, maka seluruh peserta itu dapat mengikuti SKB.

Contoh terdapat empat peserta sebagai berikut.

1. Alehandro dengan skor TKP 150, TIU 110, TWK 135 dan nilai kumulatif 395.
2. Belinda dengan skor TKP 148, TIU 125, TWK 115 dan nilai kumulatif 388.
3. Carlos dengan skor TKP 147, TIU 105, TWK 117 dan nilai kumulatif 367.
4. Doglas dengan skor TKP 147, TIU 105, TWK 117 dan nilai kumulatif 367.

Jika dibutuhkan satu formasi, peserta Carlos dan Doglas mempunyai komponen sub-tes yang sama, maka keempat peserta ini masuk ke tahap SKB.

Simulasi menentukan peserta SKD lolos ke tahap SKB
Simulasi menentukan peserta SKD lolos ke tahap SKB (Instagram/ bkngoidofficial)
Penulis: Imam Saputro
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved