CPNS 2019

Peserta SKD CPNS di Makassar Didiskualifikasi karena Kedapatan Sambungan Komputer ke WiFi

Seorang peserta SKD calon pegawai negeri sipil (CPNS) di instansi kejaksaan di Makassar digugurkan usai kedapatan menyambungkan perangkat komputer

KOMPAS/LASTI KURNIA
Ilustrasi tes CPNS 

TRIBUNPALU.COM -  Seorang peserta SKD calon pegawai negeri sipil (CPNS) di instansi kejaksaan di Makassar digugurkan usai kedapatan menyambungkan perangkat komputer tesnya dengan jaringan internet saat mengerjakan tes. 

Kepala seksi penerangan hukum Kejati Sulsel Idil mengatakan, peserta tersebut berinisial KA.

Peristiwa ini terjadi di sesi III yang digelar di salah satu hotel di Makassar, Senin (17/2/2020).

Awalnya KA mengaku aplikasi CAT BKN dari perangkat komputernya tidak berfungsi.

Dia lalu meminta untuk mengganti perangkat internetnya.

Namun, panitia pengawas memintanya untuk keluar dan tidak bisa melanjutkan tes. 

Pasalnya, KA sudah lebih dulu mengganti perangkatnya tanpa izin.

Panitia pengawas mendapati gerak-gerik aneh KA dan langsung menyatakan KA melanggar Peraturan BKN Nomor 50 Tahun 2019 tentang prosedur penyelenggaraan seleksi dengan metode CAT BKN. 

"Pelanggaran itu karena yang bersangkutan ternyata menyambungkan komputernya dengan internet lain, pakai jaringan WiFi Piscok_bos," imbuh Idil.

Kecurigaan bermula ketika selama 30 menit, panitia pengawas seleksi menemukan KA hanya bisa mengerjakan satu nomor. 

"Di situ KA sudah diberitahu pelanggaran yang dilakukan. Ia kita pergok melanggar poin Peraturan BKN Nomor 50 Tahun 2019 itu," ucap Idil. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gerak-gerik Mencurigakan, Peserta SKD CPNS di Makassar Kedapatan Sambungan Komputer ke WiFi"

Editor: Imam Saputro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved