Breaking News:

Wisatawan China di Malaysia Menurun Drastis, Harga Durian Musang King Anjlok hingga 50 Persen

Dikatakan bahwa industri pariwisata di Penang mengalami kerugian akibat menurunnya wisatawan asal China.

Vkeong.com via SCMP
Harga durian premium ini mengalami penurunan drastis antara 20 hingga 50 persen 

TRIBUNPALU.COM - Awal tahun 2020 ini publik digegerkan dengan munculnya wabah virus corona.

Kasus infeksi virus corona sendiri pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, China pada Desember 2019 silam.

Wabah virus ini setidaknya telah menginfeksi lebih dari 75 ribu orang di seluruh dunia.

Tidak hanya itu, berdasar laporan data yang dibagikan oleh South China Morning Post (SCMP) per hari Rabu (18/2/2020) ini, jumlah korban meninggal akibat virus corona telah mencapai angka 2.000 jiwa.

Banyaknya jumlah korban yang jatuh akibat wabah ini menyebabkan virus corona kemudian disebut sebagai 'virus mematikan.'

Bahkan, beberapa waktu yang lalu Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan bahwa virus corona lebih berbahaya jika dibandingkan dengan serangan teroris.

Oleh karenanya, wajar apabila kemudian wabah virus ini menimbulkan kepanikan bagi berbagai pihak.

Sejumlah negara pun mulai memberlakukan aturan ketat terkait penerbangan dari dan ke China.

Hal ini pun berakibat pada berkurangnya jumlah wisatawan China di berbagai negara, termasuk Malaysia.

Otoritas Kesehatan China Umumkan Korban Meninggal Akibat Virus Corona Capai 2.000 Jiwa

Cegah Penyebaran Virus Corona, Sejumlah Restoran di Hong Kong Buat Batas Pemisah Antarpengunjung

Terkait dengan hal tersebut, sejumlah pengusaha makanan di Malaysia mulai mengeluhkan kerugian yang harus mereka hadapi di beberapa waktu terakhir ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved