Breaking News:

Warga Keluhkan Jakarta Banjir Terus-terusan, Anies Baswedan: Drainase Sekarang Bukan Kita yang Bikin

Anies Baswedan menyinggung soal warisan sistem drainase dari pemerintahan sebelumnya, yang fungsinya belum bisa optimal.

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Blok G, Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019) 

TRIBUNPALU.COM - Presenter Ira Koesno melontarkan pertanyaan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai banyaknya keluhan dan keributan yang terjadi di Ibu Kota akibat banjir.

Lalu, bagaimana jawaban atau tanggapan yang diberikan oleh sang Gubernur DKI Jakarta?

Anies Baswedan merasa wajar keluhan terjadi karena masyarakat lelah dan ada pihak yang ingin mencari seseorang untuk disalahkan.

Dikutip dari video YouTube Official iNews, Kamis (27/2/2020), sebagai Pemimpin Jakarta, Anies mengatakan dirinya siap memikul beban.

Ia berkomitmen untuk bertanggung jawab dalam menangani banjir yang terjadi di Jakarta hingga tuntas.

"Saya rasa setiap kali kita mengalami musim hujan, kemudian ada genangan, ada masif, punya kecendurungan cari siapa yang harus disalahkan," kata Anies.

"Saya katakan, kami Pemprov DKI Jakarta, saya akan bertanggung jawab, dengan cara kita merespons apapun masalahnya, secepat mungkin sampai tuntas, karena kejadian bukan pertama kali," sambungnya.

Pesan BCL saat Cium Ashraf Sinclair untuk yang Terakhir Kali: Aku dan Noah akan Baik-baik Saja

Viral Penjual Es Keliling Kedapatan Curi Susu untuk Bayinya, Ganjar Pranowo Ikut Beri Tanggapan

Debat Banjir, Tawa Politisi Nasdem Pecah saat Dengar Geisz Chalifah: Malah Permalukan Anies Baswedan

Anies kemudian menyinggung soal warisan sistem drainase dari pemerintahan sebelumnya, yang fungsinya belum bisa optimal.

"Dan sistem drainase yang kapasitasnya seperti sekarang itu, bukan kita yang bikin," jelas Anies.

"Ini sudah ada berdekade-dekade sebelumnya."

"Faktanya, sistem drainase kita mampu mengalirkan sampai milimeter tertentu, kalau di atas itu belum sanggup, pasti ngantri" sambungnya.

Anies kemudian mengomentari soal masalah protes dari masyarakat terkait banjir.

Ia mengatakan dirinya mendapati adanya kelalaian dari pihak pengembang yang tidak membangun waduk dan saluran air di tempat mereka melaksanakan pembangunan.

3 Versi Nama Belakang yang Bisa Dipakai Meghan Markle setelah Tak Lagi Pakai Gelar Kebangsawanan

Pascakepergian Ashraf, BCL Bakal Tampil Duet dengan Ronan Keating, Christian Bautista Ikut Terharu

Anies lalu mencontohkan kawasan timur laut Jakarta.

Dirinya merasa wajar masyarakat marah karena adanya kewajiban pihak pengembang yang tidak dijalankan.

"Bahkan di kawasan Jakarta Garden City, saya sehari sebelumnya sudah ke sana, dan memang di situ," kata Anies.

"Kawasan yang paling banyak terkena hujan, itu kawasan timur laut Jakarta."

"Di sana udah terjadi pembangunan, lalu ada kewajiban-kewajiban dari pihak pengembang di tempat itu, yang belum dituntaskan."

"Di mana-mana mengalami banjir itu pasti marah," tambahnya.

Lihat videonya di bawah ini mulai menit ke-15.00:

Tabrak Ibu Hamil hingga Tewas Saat Latihan Mobil, Pelaku Mengaku Trauma hingga Tak Nafsu Makan

Nurmansjah Lubis: Pak Anies Terlalu Lama Sendiri

Pada acara yang sama, Calon pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Nurmansjah Lubis ikut buka suara soal masalah banjir yang terjadi di Ibu Kota.

Satu di antara dua Calon Wakil Gubernur DKI itu menjelaskan beberapa hal yang menjadi penyebab banjir di Jakarta tak kunjung usai.

Nurmansjah menjelaskan di antara alasan banjir terus ada adalah posisi Anies Baswedan yang hingga saat ini tak miliki pendamping.



Cawagub DKI Nurmansjah Lubis (kiri) dan Presenter Mata Najwa, Najwa Shihab (kanan).
Cawagub DKI Nurmansjah Lubis (kiri) dan Presenter Mata Najwa, Najwa Shihab (kanan). (Youtube Najwa Shihab)

Dikutip dari video YouTube Najwa Shihab, Kamis (27/2/2020), awalnya Nurmansjah membahas soal anggaran banjir di DKI.

Menurutnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI belum bisa memaksimalkan pengguanaan dana anggaran untuk menyelesaikan masalah banjir.

"Anggaran di DKI ini besar, jangan sampai banjir yang sudah di depan mata itu, jadi bukan pekerjaan yang periodik," katanya.

"Kita sekarang enggak yakin bahwa drainase yang ada di seluruh Jakarta ini terkoneksi dengan baik tanpa ada sumbatan-sumbatan, padahal kita ada anggaran khusus banjir ini Rp 1,5 triliun," lanjut Nurmansjah.

5 Artis dan Tokoh Dunia yang Lahir pada 29 Februari, termasuk Mantan Penyanyi Cilik Indonesia

Tes Kepribadian: dari 4 Wanita Ini Mana yang Paling Tua? Pilihanmu Ungkap Sifatmu yang Tersembunyi!

Pria yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan faktor lain penyebab banjir adalah kurangnya koordinasi dan sinergi antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Lalu, Nurmansjah juga menekankan soal sifat egosentris yang ia anggap masih dimiliki oleh Pemprov DKI.

"Jangan egosentris," kata Nurmansjah.

Ia menyarankan agar Pemprov terus aktif menjalin hubungan kerja sama dengan pemerintah daerah lainnya dan pusat dalam penanganan banjir.

"Kita sebagai Pemerintah Daerah DKI, harus bekerja sama dengan Bupati Bogor," kata Nurmansjah.

"Kemudian yang paling penting adalah pemerintah pusat."

"Jadi semuanya harus terkoordinasi dengan baik, jangan saling menyalahkan, kita gunakan, kita berdayakan budget di APBD 2020," tambahnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Blok G, Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Blok G, Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019) (KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI)

Anies Terlalu Lama Sendiri

Nurmansjah lalu menceritakan sekilas, sebagai warga Jakarta yang tinggal di daerah Bendungan Hilir, ia juga mengalami musibah banjir.

Lalu di akhir pernyataannya, Nurmansjah mengatakan permasalahan banjir akan sulit dirampungkan selama Anies belum memiliki pendamping untuk membantunya.

"Ini susahnya, masalahnya Pak Anies masih terlalu lama sendiri," ucapnya.

"Kudu harus cepet ada Wagub, supaya menemani, dan meyakinkan," lanjut Nurmansjah.

"Dan Wagubnya anda begitu ya?," saut Najwa.

"Iya," jawab Nurmansjah yang disambut tawa dari audiens di studio.

Lihat videonya di bawah ini mulai menit ke-2.30:

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Warga DKI Ribut Solusi Banjir Jakarta, Anies Baswedan: Drainase Sekarang Bukan yang Kita Bikin

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved