Unggahan Tara Basro Langgar UU ITE, Tsamara Amany: Setiap Perempuan Punya Hak Atas Tubuhnya Sendiri

Politisi PSI Tsamara Amany menyayangkan sikap Kementerian Kominfo yang menyebut kalau foto lipatan tubuh Tara Basro melanggar UU ITE.

Penulis: Lita Andari Susanti | Editor: Bobby Wiratama
Kolase Instagram
Tara Basro dan Tsamara Amany 

TRIBUNPALU.COM - Politisi PSI Tsamara Amany menyayangkan sikap Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang menyebut kalau foto lipatan tubuh Tara Basro melanggar UU ITE.

Sebelumnya dilansir dari Wartakotalive, Kominfo menyebut foto yang diunggah artis Tara Basro, melanggar UU ITE.

Dimana foto yang diunggah Tara Basro di akun Twitter dan Instagram @tarabasro, menampilkan lekuk tubuhnya.

Pada foto itu, Tara Basro juga tampak tidak mengenakan busana.

Namun, Kemenkominfo mengaku bahwa pihaknya tidak menurunkan atau take down foto Tara Basro tersebut.

Dilansir dari Antaranews.com, bahwa melalui Kepala Biro Humas, Ferdinandus Setu menyatakan foto artis film Tara Basro yang diunggah di platform media sosial belum sempat diturunkan (take down) oleh Kominfo.

Tanggapi Unggahan Tara Basro, Prilly Latuconsina: Bisa Jadi Inspirasi Semua Wanita Soal Bentuk Tubuh

Foto Lipatan Perut Tara Basro Langgar UU ITE, Fiersa Besari: Kaku Terhadap Kebebasan Berpendapat

Kendati unggahan itu memenuhi unsur pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Bukan di-take down oleh Kominfo," kata pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu, saat dihubungi Antara, Rabu (4/3/2020).

Artinya, foto tersebut bisa jadi di-report oleh warganet atau diturunkan sendiri oleh pemilik akun.

Tara Basro mengunggah fotonya di platform media sosial, kemudian membagikan cerita bagaimana dia mencintai dan menghargai tubuhnya sendiri.

Unggahan di Twitter tersebut kini sudah tidak bisa diakses.

Menurut dia, unggahan tersebut dihapus oleh Tara Basro, bukan diturunkan oleh Kominfo.

Kementerian menghargai langkah menghapus foto tersebut, kendati Kominfo juga memahami maksud sang aktris yang mengajak setiap orang mencintai tubuh sendiri.

Kementerian menilai unggahan yang sudah dihapus tersebut memenuhi unsur pelanggaran UU ITE terutama pasal 27 ayat 1 tentang kesusilaan.

Menurut Tsamara Amany yang dilakukan oleh Tara Basro merupakan suatu tindakan positif.

Tara Basro ingin mengajak semua orang untuk keluar dari konstruksi sosial tentang kesempurnaan dan kecantikan yang berkutat pada kulit putih dan badan kurus.

Tsamara Amany mengatakan jika dilihat dari tujuannya tidak seharusnya konten milik Tara Basro kena sensor.

"Tara Basro mengajak publik untuk keluar dari konstruksi sosial tentang kesempurnaan dan kecantikan yang berkutat pada kulit putih & badan kurus. Ia sedang menebarkan energi positif.

Masa mengedukasi & menebarkan energi positif juga harus kena sensor pornografi?!?!?!" tulis Tsamara Amany di akun Twitternya.

Tak hanya itu Tsamara Amany juga mengatakan bahwa setiap perempuan memiliki hak tersendiri atas tubunya.

"Setiap perempuan punya hak atas tubuhnya. Saya, kamu, & siapa pun itu tidak punya hak mengatur tubuh perempuan," sambungnya.

Dan begitupun sebaliknya, setiap orang juga memiliki filter sendiri untuk melihat konten-konten yang menurutnya baik.

Sehingga Tsamara Amany merasa tidak perlu adanya sensor.

"Tidak suka dengan kontennya? Unfollow. Di era digital & terbuka spt ini, Anda sendiri yg harus filter & memilah informasi yg diinginkan/tidak. Bukan main sensor," pungkasnya.

Pesan Tara Basro

Diketahui sebelumnya, model sekaligus aktris Andi Mutiara Pertiwi Basro atau yang dikenal Tara Basro tengah menjadi perbincangan publik.

Hal ini potret penampilan terbukanya yang diunggah di akun Instagramnya.

Pemain film Pengabdi Setan tersebut mengunggah foto dirinya yang hanya menggunakan bra dan celana dalam.

Tampak lipatan di perutnya saat berpose duduk di lantai dan ia terlihat tersenyum lebar.

Rupanya ada pesan positif yang ingin disampaikan Tara Basro dari fotonya tersebut.

Sebagai seorang publik figur Tara Basro mengaku kerap mendenagr kritikan mengentai bentuk tubuhnya yang dianggap tidak sempurna.

Tampil Terbuka & Pamer Lipatan Perut, Tara Basro Sebarkan Pesan Positif untuk Cintai Tubuh Sendiri

"Dari dulu yang selalu gue denger dari orang adalah hal jelek tentang tubuh mereka, akhirnya gue pun terbiasa ngelakuin hal yang sama, mengkritik dan menjelek2an," tulis Tara Basro di akun Instagramnya.

Lantaran hal itu Tara Basro mengajak semua orang khususnya wanita untuk lebih mencintai diri sendiri.

Mensyukuri apa yang telah dimiliki saat ini apapun kondisinya.

"Andaikan kita lebih terbiasa untuk melihat hal yang baik dan positif, bersyukur dengan apa yang kita miliki dan make the best out of it daripada fokus dengan apa yang tidak kita miliki," sambungnya.

"Setelah perjalanan yang panjang gue bisa bilang kalau gue cinta sama tubuh gue dan gue bangga akan itu. Let yourself bloom," pungkasnya.

Tak hanya di akun Instagram, Tara Basro ternyata juga menyuarakan pesan positifnya tersebut lewat Twitter.

Di akun Twitter pribadinya Tara mengunggah foto dirinya tanpa busana.

Ia berpose dengan kedua tangan yang menutupi bagian payudaranya.

Sementara ia membiarkan bagian perutnya terlihat yang nampak sedikit buncit.

Tara Basro menuliskan kalimat, "Worthy of love."

Kemudian ia juga menyematkan pesan, "Coba percaya sama diri sendiri."

Lantaran hal ini Tara Basro mendadak ramai diperbincangkan warganet dan bertengger di deretan trending topic Twitter Indonesia.

Unggahan Tara Basro ini ternyata mendapatkan berbagai tanggapan positif dari sejumlah rekan artis dan warganet.

"YES GURLLLLLL!!!," tulis @ayladimitri.

"Kak! Love you much," tulis @enzystoria.

"Wow. So proud of you," tulis @elizrahajeng.

"Terima kasih, Mbak Tara. Saya merasa dimengerti," tulis akun @tyaskinan.

"Terima kasih sudah mengingatkanku untuk selalu bersyukur atas bentuk tubuh diri sendiri," tulis @yoozinu.

(TribunPalu.com)

Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved