Jika Ibadah Haji Ditiadakan untuk Pencegahan Corona, Ketum PBNU: Dalam Islam Namanya Uzur Syar'i

Ketum PBNU Said Aqil Siradj, menganggap tidak masalah jika pelaksanaan ibadah haji tahun ini ditiadakan sebagai antisipasi meluasya wabah virus coron

AFP/ABDEL GHANI BASHIR
ILUSTRASI - Suasana di sekitar area Ka'bah di Masjidil Haram sepi dari jemaah, Kamis (5/3/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) Said Aqil Siradj, menganggap tidak masalah jika pelaksanaan ibadah haji tahun ini ditiadakan sebagai antisipasi meluasya wabah virus corona.

Dalam ajaran agama Islam menurut dia, hal itu disebut Uzur Syar'i atau halangan yang dimaklumi dalam ajaran syariat Islam.

"Dalam Islam namanya uzur syar'i, wabah penyakit itu kehendak Allah, bukan kehendak kita. Selama kita punya niat baik, insyaallah sudah dicatat kebaikan," kata Said Aqil usai menjadi imam Shalat Jumat di Mapolda Jatim, Jumat (6/3/2020).

"Pada zaman Kholifah Sayidina Umar juga pernah terjadi wabah penyakit sehingga mengganggu pelaksanaan ibadah umrah, bahkan ada salah satu sahabat yang meninggal karena wabah tersebut," ujarnya. 

Terkait penghentian sementara jamaah umrah oleh pemerintah Arab Saudi, dia mengaku mengapresiasi, karena menurutnya Pemerintah Arab Saudi justru ingin menyelamatkan umat Islam dari ancaman virus corona, karena di Arab Saudi tempat bertemunya banyak umat Islam dari berbagi dunia, dianggap belum steril.

Seperti diberitakan, Kedutaan Besar RI di Riyadh, Arab Saudi meluruskan kabar terkait sikap Pemerintah Arab Saudi menunda perjalanan umrah dan kunjungan ke Masjid Nabawi selama setahun untuk menghindari penyebaran virus corona.

Penangguhan sementara

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menjelaskan, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menerbitkan edaran tentang penangguhan sementara perjalanan umrah ke Mekkah dan kunjungan ke Masjid Nabawi di Madinah.

Kebijakan yang dikeluarkan pada 4 Maret 2020 pukul 17.43 waktu setempat ini berlaku bagi seluruh warga negara Arab Saudi dan ekspatriat yang tinggal di Arab Saudi.

"Kebijakan tersebut berlaku efektif sejak tanggal diumumkan," kata Agus dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (5/3/2020) malam.

Sahrul Gunawan Akui Rugi Miliaran Rupiah Akibat Pemerintah Arab Saudi Hentikan Sementara Umrah

Kebijakan ini, imbuh dia, merupakan kelanjutan dari kebijakan sebelumnya yang berisi penghentian sementara masuknya jemaah umrah dan kunjungan ke Masjid Nabawi dari umat Muslim di seluruh negara.

Kebijakan ini juga berlaku bagi seluruh wisatawan dari negara-negara yang telah memiliki kasus virus corona atau Covid-19. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketua PBNU: Haji Dilarang karena Virus Corona, Itu Namanya Uzur Syar'i",
Penulis : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Aprillia Ika

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved