Breaking News:

Kesal Ponsel Anaknya Dikumpulkan saat Ujian, Wali Murid Bawa Pistol dan Aniaya Kepala Sekolah

Tak terima ponsel anaknya dikumpulkan saat ujian berlangsung, wali murid ini bawa pistol dan tega aniaya kepala sekolah.

Instagram @bgdsosmed
Tak terima ponsel anaknya dikumpulkan saat ujian berlangsung, wali murid ini bawa pistol dan tega menganiaya kepala sekolah. 

TRIBUNPALU.COM - Tak terima ponsel anaknya dikumpulkan saat ujian berlangsung, wali murid ini bawa pistol dan tega aniaya kepala sekolah.

Hanya karena masalah sepele seorang kepala sekolah di Tanjung Jabung Barat, Jambi, dianiaya oleh wali murid pada Rabu (6/3/2020) sore.

Kejadian penganiayaan tersebut berawal saat siswa mengikuti ujian berbasis android.

Dalam rangka memaksimalkan wifi, pihak sekolah meminta warga sekolah tidak menggunakan ponsel selama ujian berlangsung.

Para siswa pun diminta untuk mengumpulkan ponsel yang dibawa secara suka rela.

Penganiayaan dan Kekerasan terhadap Siswi SMP di Purworejo, Korban Mengaku Badan Sakit Semua

Orangtua yang Diduga Aniaya Rizki hingga Pendarahan Otak Miliki 11 Anak

 

Saat sesi ujian pertama berlangsung, kepala sekolah menemukan seorang siswa yang tak menyerahkan ponselnya.

Siswa tersebut beralasan orangtuanya melarang mengumpulkan ponsel yang ia dibawa.

Namun karena sudah aturan, sang kepala sekolah tetap meminta ponsel tersebut.

“Siswa bersangkutan beralasan orangtuanya tidak mengizinkan HP tersebut dikumpulkan."

"Demi kebersamaan kedudukan siswa dalam penegakan aturan, kepsek tetap meminta HP tersebut dan meminta siswa menginformasikan ke orangtuanya,” terang Lukman, Ketua PGRI Provinis dikutip dari Tribun Jambi.

Ilustrasi Penganiayaan Ilustrasi penganiayaan (Kompas.com/ERICSSEN)
Ilustrasi Penganiayaan Ilustrasi penganiayaan (Kompas.com/ERICSSEN)
Halaman
123
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved