Di Depan Jubir Presiden, Fadli Zon Blak-blakkan Kritik Menkes Terawan: Terkesan Angkuh atau Sombong

Fadli Zon blak-blakan mengkritik soal penanganan Virus Corona oleh pemerintah di depan Juru Bicara (Jubir) Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman.

KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/2/2019). 

"Kita tidak berharap itu terjadi, tetapi pada waktu di awal saja, negara-negara tetangga kita sudah ditemukan banyak kasus, Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Australia di bawah," pungkasnya.

Pemkot Depok Disebut Pernah Diminta Rahasiakan Temuan Virus Corona, Fadli Zon: Ini Skandal Besar

Lihat videonya sejak menit awal:

Anies Tegaskan Jakarta Tak Sembunyikan Info soal Virus Corona

Pada kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan angkat bicara terkait penanganan Virus Corona di Ibu Kota, DKI Jakarta.

Sang Gubernur menegaskan, terkait penanganan Virus Corona harus dilakukan dengan proporsional.

"Kalau bicara reaksi yang proporsional ya, under reacting itu salah, over reacting juga salah," tegas Anies seperti dikutip dari channel YouTube Najwa Shihab.

Saat Bela Anies Baswedan Fadli Zon Singgung Janji Joko Widodo, Ferdinand Hutahaean: Ya Dia Kan Kerja

Achmad Yurianto, juru bicara terkait penanganan Virus Corona mengungkapkan bahwa salah seorang pasien positif Virus Corona dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020).
Achmad Yurianto, juru bicara terkait penanganan Virus Corona mengungkapkan bahwa salah seorang pasien positif Virus Corona dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020). (Youtube KOMPAS TV)

Dirinya juga menegaskan bahwa Jakarta siap untuk mengatasi masalah Virus Corona.

"Untuk itu langkahnya begini, pertama kasus ini masih terbantas, belum ada confirm positive, maka yang kita lakukan memastikan seluruh fasilitas-fasilitas di Jakarta mengerti SOP menangani bila ada orang yang terdeteksi."

"Kemudian ada tempat untuk mereka bertanya, berkonsultasi, itu kami siapkan sejak yang dulu tanpa pengumuman," jelas Anies.

Anies mengatakan, persiapan Jakarta sudah dilakukan sejak Indonesia belum dinyatakan terjangkit Virus Corona.

Namun, ia mengakui bahwa persiapan itu dilakukan diam-diam.

"Tidak ada pengumuman, tapi semua fasilitas kesehatan di Jakarta 197 rumah sakit dan semua puskesmas tahu persis apa yang dikerjakan," katanya.

Lalu, saat Indonesia sudah dinyatakan positif Virus Corona, Anies menuturkan bahwa pihaknya akan tetap transparan.

Pasalnya, jika ada yang disembunyikan nantinya malah menimbulkan dugaan-dugaan yang simpang siur.

"Kemudian fase kedua setelah confirm positif mulai saat itu, kita harus menyampaikan pada publik bahwa Jakarta transparan, kami sampaikan apa adanya. menghindari panik itu justru menunjukkan keapaadaanya."

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved