Pemeran Jono TOP Dihujat karena Bikin Mas Pur dan Rinjani Berantem, Begini Pembelaannya
Kisah cinta para tokoh di sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP) semakin kompleks.
TRIBUNPALU.COM - Kisah cinta para tokoh di sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP) semakin kompleks.
Hubungan rumah tangga antara Rinjani (Ana Riana) dan Purnomo (Furry Setya) mulai bergejolak.
Dari pertengkaran karena masalah kecil, perbedaan pendapat, hingga soal kurangnya waktu untuk bersama.
Pertengkaran itu lantas diperparah dengan kehadiran Lola (Aliyah Faizah), sosok wanita yang pernah mengisi hati Purnomo.
• Ternyata Sosok Ini Dikagumi Oleh Para Pemain Tukang Ojek Pengkolan, Mas Cipto Sampai Mau Tukar Peran
• Rinjani Tukang Ojek Pengkolan Gelar Resepsi Pernikahan, Mas Pur: Pamer Bojo Anyar Neng Ngarepku

Lola diceritakan kini bekerja di agen ekspedisi bernama CBE (Cepet Banget Express).
CBE juga tempat kerja Ojak (Eza Yayang) dan kini juga tempat kerja Opik (Tora Sudiro).
Kembalinya Lola di Rawa Bebek pun jadi momentum Jono (Jhon Jawir) untuk memperkeruh suasana.
Pasalnya di sinetron TOP, Jono dianggap biang keladi pertengkaran antara Mas Pur dan Rinjani.
Meski sebatas akting, ternyata banyak juga penggemar sinetron TOP yang menghujat Jhon Jawir.
Terlihat dari banyaknya komentar di akun Instagram yang ternyata membuat Jono bereaksi.
Melalui channel YouTube Jhon Jawir, pemeran Jono ini pun membuat klarifikasi.

"Jadi banyan banget netizen yang hujat Jono jadi sumber keretakan rumah tangga Purnomo dan Rinjani. Saya di sini mau klarifikasi," buka Jhon Jawir.
"Banyak netizen yang menghujat di Instagram saya atau di Instagram Tukang Ojek Pengkolan. Nah sebenernya gini, saya hanya pemain sinetron. Cerita, pengadeganan itu udah diatur oleh orang-orang di belakang layar Tukang Ojek Pengkolan," ucapnya.
Jhon Jawir mengatakan, apapun peran yang diberikan sutradara ia harus menerima.
Sebab sudah seperti kewajiban aktor.
"Saya mau mainin karakter seperti apa, dialognya seperti apa, itu udah diatur. Jadi pemain sinetron itu seperti halnya wayang yang diatur oleh dalang."
"Seperti halnya adegan Purnomo sama Rinjani yang akhir-akhir ini kayaknya mulai retak. Katanya gara-gara Jono yang suka ikut campur urusan rumah tangga orang," kata Jhon Jawir.
Jhon sendiri beranggapan, jika penonton sampai terbawa emosi itu mengindikasikan aktingnya berjalan baik.
• Selamat, Tika Bravani Alias Denok Tukang Ojek Pengkolan Lahirkan Anak Pertama, Ini Nama sang Bayi
• Perjalanan Cinta Eza Yayang Alias Bang Ojak Tukang Ojek Pengkolan di Dunia Nyata, LDR Antar Negara
"Nah, kalau saya enggak memainkannya (secara) bagus. Kemungkinan cerita itu enggak akan menarik perhatian pemirsa, enggak bikin emosi pemirsa, kalau saya lihatnya sih saya berhasil memerankan itu karena pemirsa jadi emosi ke saya. Terus jadi greget ke saya," ungkapnya.
Jhon Jawir mengaku jika tak semua netizen menghujat dirinya di medsos.
Menurutnya banyak juga penonton setia TOP yang mendukung dia memerankan karakter Jono.
"Saya minta maaf kalau akting kurang bagus dan membuat penggemar Purnomo Rinjani sakit hati," lanjut dia.
Jono yang diceritakan merupakan driver Gober ini lantas meminta maaf.
Tapi ternyata klarifikasi dan ucapan permintaan maaf dari Jhon Jawir ini hanyalah prank.
"Jadi di video ini saya klarifikasi, minta maaf sebesar-besarnya. Buat Purnomo, buat Rinjani, buat fans berat Tukang Ojek Pengkolan. Saya minta maaf sedalam-dalamnya tapi boong," ungkap Jhon Jawir lalu tertawa.
"Biarin aja Purnomo berantem sama Rinjani. Rasain aku aduin kemarin kepergok sama Lola. Syukurin," kelakar Jhon Jawir.
Sontak saja video prank ini membuat netizen memberikan komentar beragam.
• Sering Berantem di Tukang Ojek Pengkolan, Ini Hubungan Aslinya Jono dan Mas Pur,Terungkap saat Sakit
• Fahmi Bo atau Pemeran Deddy Diceritakan Meninggal Dunia di Tukang Ojek Pengkolan, Netizen Bereaksi
• Sutradara Beberkan Alasan Syuting Sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP) Tak Dilakukan Malam Hari
Cerita Jhon Jawir hingga Bisa Perankan Tokoh Jono di Sinetron Tukang Ojek Pengkolan
Penggemar sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP) pastinya tahu sosok satu ini.
Dia adalah Jhon Jawir yang memerankan karakter Jono.
Jono di sinetron Tukang Ojek Pengkolan merupakan driver Gober dan rival Purnomo (Furry Setya).

Sinetron Tukang Ojek Pengkolan sendiri merupakan salah satu sinetron unggulan yang tayang di stasiun televisi RCTI.
Sinetron TOP terbilang cukup populer dan memiliki episode panjang.
Dan Jhon Jawir yang memerankan tokoh Jono bisa dibilang sebagai pemain senior di sinetron ini.
Jono saat awal episode TOP, diceritakan sebagai pemuda rantauan dari Tegal, Jawa Tengah.
Ia mencoba peruntungannya mencari nafkah di ibukota tepatnya di kampung Rawa Bebek.
Di kampung Rawa Bebek sendiri Jono juga tinggal dan ngekos bersama teman rantuan lainya seperti Deden dan Joni yang sama-sama berasal dari Jawa Barat.
• Kisah Furry Setya Mas Pur Tukang Ojek Pengkolan jadi Artis, Dibilang Tak Pantas Ikut Casting
• Istri Mas Pur Tukang Ojek Pengkolan, Dwinda Ratna Ungkap Alasan Mencintai Suaminya Selain Uang
Menjadi pemain senior di sinetron TOP, bisa dibayangkan berapa honor yang diberikan kepada Jono.
Sebab aktor atau aktris pendukung saja bisa mencapai Rp 70 jutaan.
Meskipun kini sudah kondang sebagai pesinetron sekaligus komedian, siapa sangka dulu Jhon Jawir hanyalah pria biasa yang dibantu Azis Gagap.
Kini sudah terkenal, Jhon Jawir tak bisa melupakan jasa dari pemain Opera Van Java (OVJ) itu.
Hal tersebut pernah diungkapkan Jhon Jawir melalui channel YouTubenya pada 29 Agustus 2019 silam.
Dalam kesempatan itu, Jhon mengatakan sudah 4 tahun ia tidak bertemu Azis Gagap.
Ia pun mengenang kebaikan Azis Gagap saat dirinya masih numpang hidup.
"Azis Gagap orang yang pertama kali menolong saya waktu saya terjun ke dunia entertainment. Saya manggilnya Ayah, karena mirip sosok ayah sendiri."
"Kalau ditanya siapa sosok yang paling berjasa untuk saya di dunia entertainment, ya ini orangnya. Azis Gagap," ungkap Jono dalam videonya.

Jhon Jawir lalu mengucap terima kasih kepada Azis Gagap.
Menurutnya, ia belajar komedi dari Azis Gagap dan juga rendah hati.
"Yah, kalau dulu lihat saya gimana sih yah? Apa karena kasihan atau gimana?" tanya Jhon Jawir kepada Azis Gagap yang duduk di sebelahnya.
Azis Gagap pun mengemukakan alasannya mengapa mau membantu Jhon Jawir kala itu.
"Kalau dulu sih mikirnya gini. Komedian harus punya generasi untuk menggantikan kita-kita yang sudah tua."
"Lo kan punya potensi yang kita bisa lihat. Prinsipnya buat ayah sendiri, lo mampu karena lo mau berusaha. Lo datang jauh-jauh ke Jakarta buat jadi orang sukses. Kita melihat ini anak punya potensi, tergantung lo mau jalaninnya," ujar Azis Gagap.
Jhon Jawir lalu ungkap kebaikan Azis Gagap dulu.
Ia ingat betul saat hendak mudik, tidak punya uang dibantu oleh Azis Gagap.
"Bahkan saya sempat dimodalin jualan sarung buat mudik. Ketka modalnya dikeluarin, ayah (Aziz Gagap) enggak mau. Itu masih teringat sampai sekarang." kata Jhon Jawir.
Azis Gagap menimpali ucapan Jono itu.
Menurutnya, ia tak berharap imbalan dari kebaikannya masa lalu itu.
Azis cuma berpesan agar Jhon Jawir tetap berusaha dan tidak melupakan jati dirinya dulu.
"Lo jangan cepet puas. Kalo lo udah punya rumah, tabungan lo baru puas. Kan dunia kita kan enggak selamanya," terang Azis Gagap.
Jhon Jawir lalu menceritakan kenangan saat ia ikut Azis Gagap.
Ia pernah heran artis sekaliber Azis Gagap masih mau mandi di kali dan kerap mengajak makan di warteg.
"Artis mandi di kali, ayah doang. Pertama ikut ayah saya bayanginnya bakal enak. Diajak makan, ternyata di warteg," kelakar Jhon Jawir.
Azis yang mendengarnya hanya tertawa.
Lalu apakah Azis Gagap pernah memarahi Jhon Jawir?
"Pertama kali casting Raja Gombal menang dapat hadiah Rp 5 juta. Dan beliau tidak saya bagi-bagi, tapi saya lihat beliau senang."
"Pertama kali main saya masih terlalu nafsu diomelin sama beliau. Itu terima kasih banget enggak bisa bales apa-apa," kenang Jono.
Azis Gagap lalu menasehati Jhon Jawir agar dia berterima kasih kepada Tuhan dan keluarga yang support dia.
Azis Gagap juga berpesan agar Jhon Jawir tidak mencoba-coba narkoba.
Lalu ia mengungkapkan resep sukses sebagai artis.
Salah satunya adalah sedekah dan tidak memamerkan apa-apa yang dipunya.
"Jauhi narkoba. Kedua hidup sederhana saja, jangan selalu menunjukkan apa-apa yang lo punya. Banyakin sedekah," pesan Azis Gagap.
Pemeran Jono itu lalu menambahkan sosok Aziz Gagap yang kelihatan lucu di OVJ, aslinya adalah bijaksana.
Rekan Parto Patrio lantas bertanya bagaimana perkembangan karier Jhon Jawir sekarang.
Ia sempat kagum dengan perkembangan karier Jhon Jawir di sinetron TOP yang episodenya mencapai ribuan.
Apalagi mendengar pengakuan Jono yang kini bisa mencicil beli mobil dan rumah berkat syuting sinetron TOP.
Aziz Gagap juga merasa tersentuh karena Jhon Jawir masih tidak lupa dengannya.
"Buat Jawir terima kasih mau main ke sini. Masih inget sama ayah. Salam buat keluarga, jaga silaturahim. Jangan pernah melupakan sekecil apapun kebaikan orang, kita harus ingat."
"Ingat kebaikannya, jangan ingat kejelekannya. Bagi ilmu, jangan pernah takut. Karena rezeki ada jatahnya," kata Azis Gagap.
Simak video selengkapnya di bawah:
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Dihujat Penggemar Sinetron TOP karena Bikin Purnomo dan Rinjani Berantem, Ini Pembelaan Pemeran Jono,