Breaking News:

Viral di Media Sosial

Viral Foto Pegawai Disuruh Pakai Kostum Hand Sanitizer, Perusahaan Minyak di Arab Dikecam Warganet

Viral foto pegawai disuruh pakai kostum hand sanitizer, perusahaan minyak di Arab dikecam warganet karena dianggap rasisme & permalukan pegawai asing.

Penulis: Isti Tri Prasetyo | Editor: Lita Andari Susanti
Kolase TribunPalu.com dari Media Sosial via middleeasteye.net
Viral foto pegawai disuruh pakai kostum hand sanitizer, perusahaan minyak di Arab dikecam warganet karena dianggap rasisme & permalukan pegawai asing. 

Program-program Club 51 dibuat untuk jangka waktu berbulan-bulan, dan dirancang unik untuk setiap klien.

Di dalamnya digabungkan aturan pola makan, tidur, olahraga, dan suplemen seperti nootropics.

Namun, Lanserhof mengatakan sistem kekebalan yang sehat adalah senjata terbaik untuk melawan segala jenis virus, apakah itu Covid-19 atau sekadar flu biasa.

Sistem kekebalan yang lebih lemah lebih mungkin untuk terkena infeksi sekunder seperti pneumonia.

Dengan demikian mendukung sistem kekebalan yang kuat dan sehat melalui nutrisi yang baik, tidur cukup dan olahraga serta infus IV adalah kuncinya.

Membayar lebih demi cegah Covid-19

Kekebalan tubuh adalah satu hal, tetapi menghindari virus menjadi cara yang lebih baik.

Namun untuk ini, -tak bsia disangkal, mereka yang memiliki kemampuan lebih mempunyai sarana melakukan tindakan pencegahan ekstra.

Perusahaan jet pribadi melaporkan lonjakan bisnis sejak wabah virus corona merebak.

Seperti yang dikatakan oleh banyak eksekutif bisnis, check-in di terminal jet pribadi dan menghindari sirkulasi udara dari pesawat komersial adalah pilihan yang lebih aman jika benar-benar harus bepergian.

Langkah serupa  juga bisa dilakukan untuk anak-anak dari keluarga kaya raya.

Tutors International, jasa penyedia layanan kuliah swasta elite, mendapati kenaikan permintaan besar-besaran sejak wabah virus corona.

 “Kami menempatkan sumber daya tambahan untuk merekrut pendidik elite yang dapat memberikan les privat sementara waktu,” kata CEO Tutor International, Adam Caller.
Tidak lakukan panic-buying

Di kala banyak orang panik membeli barang-barang seperti kertas toilet, para orang kaya justru menghindari berbelanja secara bersama-sama.

Kondisi paling akut terjadi di China, yang menyumbang 40 persen dari industri mewah global, dan Italia, baik produsen maupun tempat-tempat membeli barang mewah.

Badan sektor untuk industri barang mewah Inggris, Walpole mengatakan, industri barang mewah di Inggris juga menderita karena alasan yang sama.

Banyak ketakutan akan penularan di ruang ritel.

Sebagian orang kaya lainnya melihat sedikit gunanya membeli barang-barang seperti mode atau perhiasan jika tidak ada kesempatan untuk memamerkannya.

Pengecualian terhadap tren pembelian barang mewah adalah masker wajah modis. Masker wajah bahkan menjadi salah satu tren di beberapa pekan mode.

Airinum Urban Air Mask 2.0 seharga 54 Poundsterling atau sekitar Rp 1 juta terjual habis di seluruh dunia.

Orang-orang yang saat ini mau membeli masuk ke daftar tunggu untuk mendapatkan masker multi-layer yang mengklaim perlindungan terhadap "partikel udara sekecil 0,3 mikron" ini.

Airinum diharapkan akan kembali tersedia pada bulan Juli.

(TribunPalu.com/Kompas.com)

 

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved