Breaking News:

7 Hoaks tentang Virus Corona COVID-19 di Indonesia, Ibu Rumah Tangga hingga Anggota DPD RI Terlibat

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mewanti-wanti masyarakat untuk tak menyebarkan hoaks terkait virus corona.

(KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)
Ilustrasi hoaks. Ada tujuh kasus hoaks tentang virus corona COVID-19 yang tersebar di media sosial dan meresahkan masyarakat Indonesia. 

TRIBUNPALU.COM - Virus corona jenis baru COVID-19 yang masuk di Indonesia sempat membuat sejumlah masyarakat merasa panik.

Sampai-sampai, tersebar 6 kasus hoaks di berbagai daerah, termasuk di Nusa Tenggara Barat, hingga melibatkan DPD RI.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mewanti-wanti masyarakat untuk tak menyebarkan hoaks terkait virus corona.

"Bahwa produsen hoaks itu merugikan diri sendiri, keluarga sendiri, merugikan masyarakat, bangsa dan negara," kata Johnny di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020) malam.

Ia mengatakan ada sanksi hukum bagi mereka yang menyebarkan berita bohong.

Johnny menyatakan pemerintah telah bekerjasama dengan Facebook, Twitter, hingga Youtube untuk segera menurunkan konten-konten yang bermuatan disinformasi maupun hoaks.

Tak hanya itu, Kominfo juga bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mengambil langkah tegas saat menemukan hoaks soal virus corona.

Berikut rangkuman tujuh kasus hoaks tentang virus corona COVID-19 yang tersebar di media sosial dan meresahkan masyarakat, dikutip TribunMataram.com dari Kompas.com.

Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved