Breaking News:

Terkini Daerah

Kronologi Penemuan Potongan Tubuh Bayi yang Jadi Rebutan Anjing, Diduga Dibuang untuk Tutupi Aib

Potongan tubuh bayi ditemukan di dua lokasi berbeda gegerkan warga Takalar. Mirisnya, potongan itu jadi rebutan anjing. Ini kronologi penemuannya.

Penulis: Isti Prasetya | Editor: Lita Andari Susanti
KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.
Aparat kepolisian di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan tengah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan potongan tubuh manusia. Sabtu, (14/3/2020). 

Dikatakan bahwa saat itu tetangga pria tersebut tengah berusaha melindungi dirinya dari serangan anjing pitbull.

Temukan Ular Weling dan Dijadikan Mainan, Bocah 11 Tahun di Kota Bandung Tewas Diduga Terpatuk

Deretan Fakta Enam Ekor Anjing Disiram dengan Bahan Kimia, Pengakuan Pemilik hingga Dugaan Pelaku

Wabah Corona Merebak, Seorang Dokter di Australia Mendapat Perlakuan Buruk karena Keturunan China

Polisi mengidentifikasi korban sebagai pria berusia 27 tahun

Selain berusaha menolong tetangganya dengan panah crossbow miliknya, pria tersebut juga sempat melaporkan kasus serangan anjing itu kepada pihak kepolisian setempat.

Polisi yang menerima banyak panggilan darurat pun langsung menuju ke lokasi kejadian.

Pihak kejaksaan menyatakan bahwa dua anjing tersebut kemudian ditembak hingga mati oleh petugas yang datang ke lokasi.

Sementara itu, tetangga dari pria 'crossbow' tersebut diidentifikasi sebagai Joshua Jadusingh (27).

Kematian Joshua dipastikan sebagai kecelakaan yang tidak disengaja.

Dalam pernyataan yang diunggah pada laman resminya, pihak Kantor Kejaksaan Distrik Berkshire menyatakan:

"an Adams man died Wednesday afternoon when a good Samaritan intervened in a dog attack

(seorang warga Adams meninggal pada Rabu siang ketika seorang warga Samaria berusaha menolongnya dari serangan anjing)."

Di samping itu, pihak kejaksaan menyatakan bahwa pria yang diketahui sebagai orang Samaria itu tidak dikenai tuduhan apapun.

Pria itu juga terbukti memiliki izin atas kepemilikan panah crossbow.

Dinyatakan bahwa pria tersebut menggunakan panah crossbow miliknya itu untuk kepentingan berburu.

Tewaskan 20 Orang, Pelaku Teror Penembakan Massal di Kota Korat, Thailand Ditembak Mati

Tak Mampu Bayar Setelah Main, Juru Parkir Ini Cekik PSK Hingga Tewas

Pria di Jambi Mondar-mandir Gendong Mayat Anaknya, Jadi Pelaku Pembunuhan dan Akui Menyesal

Anjing-anjing tersebut memiliki 'riwayat penyerangan'

Kedua anjing pitbull tersebut diyakini merupakan milik si korban, Joshua dan pasangannya.

Tidak hanya itu, berdasarkan pernyataan Jaksa Andrea Harrington, anjing-anjing tersebut memiliki riwayat penyerangan.

Dilansir dari CNN, dikatakan bahwa Max - salah satu anjing tersebut - pernah menyerang seseorang pada tahun 2018.

Korban yang tidak diketahui identitasnya itu diketahui harus menjalani perawatan medis akibat serangan itu.

(TribunPalu.com/Kompas.com/TribunTakalar.com)

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved