Virus Corona di Indonesia

Gara-gara Virus Corona, Harga Sarang Burung Walet Naik dari Rp 6 Juta ke Rp 11 Juta per Kilonya

Para pengepul di Sampit semakin agresif mencari sarang burung walet dan mulai membeli dengan harga tinggi untuk penangkar yang ada di Sampit

Gara-gara Virus Corona, Harga Sarang Burung Walet Naik dari Rp 6 Juta ke Rp 11 Juta per Kilonya
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Seorang warga Sampit, saat menunjukkan sarang burung walet yang ingin dipanen di rumah walet tempat penangkaran miliknya. 

TRIBUNPALU.COM - Permintaan sarang burung walet kembali meningkat dalam dua minggu terakhir, meski hingga saat ini, pengiriman melalui pesawat udara ke Cina masih ditutup.

Para pengepul di Sampit semakin agresif mencari sarang burung walet dan mulai membeli dengan harga tinggi untuk penangkar yang ada di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Informasi terhimpun dari para pemilik rumah walet yang ada di Sampit dan Samuda, saat ini harga sarang burung walet sudah mulai stabil bahkan cenderung naik, setelah makin banyaknya permintaan dari luar negeri, bukan hanya Cina tapi negara Eropa.

5 Aroma Alternatif untuk Membuat Hand Sanitizer Sendiri di Rumah, Sesuaikan dengan Aroma Kesukaan

SMA di Temanggung Nekat Karya Wisata ke Bali di Tengah Wabah Corona, 300-an Orang Diperiksa Intensif

Atta Halilintar Ambil Keputusan Sepihak Lamar Aurel, Ashanty Murka: Dia Aja Gak Ngehargain

"Sebulan lalu sempat turun hingga Rp 7 juta perkilogram yang kualitas nomor satu, untuk kualitas sedang sekitar Rp 6 juta perkilogramnya. Tapi saat ini sudah naik menjadi Rp 10 juta bahkan Rp 11 juta untuk kualitas nomor satu atau mangkok," ujar Taufik, salah satu pemilik rumah walet di Sampit, Senin (16/3/2020).

Dikatakan dia, ada kemungkinan harga akan terus naik, karena permintaan sarang burung walet ini bukan hanya di Cina dan Singapura, tetapi sudah meluas hingga ke Eropa yang juga ingin mengonsumsi sarang burung karena berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh.

Arif, penangkar sarang burung walet lainnya di Sampit, mengatakan, warga yang mengonsumsi sarang burung walet untuk meningkatkan daya tahan tubuh bukan hanya negara Cina, tetapi sudah meluas hingga ke negara Eropa dan Amerika, karena dipercaya bisa menangkal serangan virus corona, karena daya tahan tubuh semakin fit.

"Saya sudah lama mengonsumsi sarang burung walet, memang khasiatnya luar biasa untuk menambah daya tahan tubuh. Hanya dengan mengambil satu atau setengah sarang burung walet direbus dengan air panas, kemudian bulunya dibersihkan kemudian dimakan, tubuh jadi fit hingga seminggu lamanya," ujarnya.

Saat ini makin banyak para pengepul mencari sarang burung walet.

"Saya siap beli jika memang ada, karena bos di surabaya minta sebanyak mungkin sarang burung walet, karena permintaan bukan hanya di Cina tapi dari warga eropa juga makin banyak," ujarnya

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Virus Corona Merebak, Permintaan Sarang Burung Walet di Kalteng Melonjak, 1 Kg Capai Rp 11 Juta, 

Editor: Bobby Wiratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved