Breaking News:

Protokol Penanganan Jenazah Pasien COVID-19, termasuk Ketentuan Salat Jenazah dan Syarat Petugas

Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI mengeluarkan protokol penanganan jenazah pasien virus corona COVID-19.

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari | Editor: Imam Saputro
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
ILUSTRASI virus corona COVID-19. Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI mengeluarkan protokol penanganan jenazah pasien virus corona COVID-19. 

TRIBUNPALU.COM – Wabah virus corona COVID-19 semakin meluas di berbagai negara di seluruh dunia.

Berdasarkan data live update virus corona di situs worldometers.info, jumlah kasus virus corona COVID-19 di seluruh dunia mencapai angka 245.916.

Sementara angka kematian virus corona mencapai 10.048 jiwa, dan 88.465 pasien dinyatakan sembuh.

Terkhusus di Indonesia, angka kasus virus corona COVID-19 per Kamis (19/3/2020) kemarin mencapai 309 kasus, 25 orang meninggal dunia, dan 11 orang dinyatakan sembuh.

Melihat begitu mudahnya penularan virus corona COVID-19, tak hanya penanganan pasien suspect maupun positif saja yang harus diperhatikan.

Namun, juga penanganan jenazah pasien virus corona COVID-19.

Tujuannya, agar dapat meminimalisir penyebaran virus menular.

Presiden Jokowi Instruksikan Rapid Test Virus Corona? Begini Arti dan Penjelasannya

Curhatan Istri Bima Arya setelah Sang Suami Positif Corona: Waktunya Kang Bima Istirahat Sejenak

Doa Panjang Aa Gym untuk Tenaga Medis yang Terlihat Kelelahan saat Rawat Pasien Virus Corona

Virus Corona COVID-19
Virus Corona COVID-19 (Shutterstock)

Terkait hal ini, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menerbitkan protokol penanganan jenazah pasien virus corona COVID-19.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam mengurus jenazah pasien COVID-19, sebagaimana dimuat di laman kemenag.go.id.

PENGURUSAN JENAZAH

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved