Cara Mengatasi Stres Berlebih saat Mendapat Banjir Informasi Virus Corona COVID-19

Dampak yang ditimbulkan akibat membanjirnya informasi soal virus corona COVID-19 dirasakan hingga sisi psikologi, khususnya psikosomatik.

Cara Mengatasi Stres Berlebih saat Mendapat Banjir Informasi Virus Corona COVID-19
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
ILUSTRASI virus corona COVID-19. Dampak yang ditimbulkan akibat membanjirnya informasi soal virus corona COVID-19 dirasakan hingga sisi psikologi, khususnya psikosomatik. 

TRIBUNPALU.COM - Mewabahnya virus corona baru COVID-19 membuat informasi berita tentangnya selalu diperbarui setiap hari.

Dampak yang ditimbulkan akibat membanjirnya informasi soal virus corona COVID-19 dirasakan hingga sisi psikolosomatik.

Bahkan, terlalu sering menerima informasi soal Covid-19 nyatanya bisa membuat seseorang seolah-olah ikut merasakan gejalanya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Dokter Spesialis Kejiwaan dari OMNI Hospitals Alam Sutera Tangerang, dr Andri, Sp.KJ, FACLP.

Menurutnya, hal tersebut dipengaruhi oleh otak kita yang menjadi pusat rasa cemas di Amygdala.

"Di otak kita, di Amygdala atau pusat rasa cemas sekaligus memori itu terlalu aktif bekerja."

"Yang akhirnya terkadang dia tidak sanggup mengatasi terlalu banyak aktivitas berlebih hingga membuat reaksi cemas."

"Reaksi cemas itu ada yang reaksinya ke kepikiran, ada juga yang ke sistem saraf pusat otonom."

Wakil Wali Kota Bandung Kabarkan Kondisinya yang Positif Corona: 12 Hari Isolasi, Tak Lagi Demam

10 Intruksi AHY untuk Kader Demokrat Terkait Penanganan Covid-19, Kurangi Kegiatan Pengumpulan Massa

Jika Mengalami Gejala Penyakit COVID-19, Ini Cara Mencegah Penyebaran Virus Corona

Ilustrasi stress
Ilustrasi stress (freepik.com)

Baca: Ciri-ciri dan Gejala Corona yang Dirasakan Wakil Wali Kota Bandung

"Saraf pusat otonom itu ada dua, yaitu sistem saraf pusat otonom simpatis dan parasimpatis."

"Kalau dua sistem tersebut tidak seimbang, kelebihan beban, maka timbulah gejala psikosomatik," jelas Andri yang juga member American Psychosomatic Society itu.

Halaman
123
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved