Virus Corona

Pria di India Ini Pura-pura Meninggal untuk Hindari Lockdown, Begini Nasibnya Saat Ini

Seorang warga desa di Kashmir, India, berpura-pura meninggal dan berkeliling hingga ratusan kilometer untuk menghindari lockdown.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Seputar virus corona 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah India memberlakukan kebijakan lockdown guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Namun rupanya kebijakan tersebut tidak mendapatkan banyak respon baik dari warganya.

Bahkan terbaru seorang warga desa di Kashmir, India, berpura-pura meninggal dan berkelling hingga ratusan kilometer untuk menghindari lockdown virus corona.

Hakim Din dirawat karena cedera ringan di kepala di rumah sakit kawasan Jammu, dengan sopir ambulans ikut membantunya memalsukan kematian agar lolos pos pemeriksaan.

Din dan tiga orang lainnya ingn kembali ke Poonch, sebuah desa di wilayah Kashmir yang dikelola India, berbatasan langsung dengan Pakistan.

Presiden Filipina Terapkan Lockdown, Bagi Siapa Pun yang Melanggar Diancam Tembak Mati

Mulai 1 Mei 2020, China Larang Warganya Konsumsi Daging Anjing dan Kucing

Pengawas Polisi Kashmir, Ramesh Angral, mengatakan empat orang dan sopir ambulans berkendara hingga 160 km melewati beberapa pos pemeriksaan.

Dilansir AFP Rabu (1/4/2020), mereka ditahan di pos pemeriksaan terakhir sebelum sampai di desa, dan menunjukkan surat kematian palsu.

"Seorang anggota kami segera mengetahui bahwa salah satu pria yang terbaring di dalam ambulans sebenarnya belum meninggal," kata Angral.

Mereka berlima segera ditahan dan dikarantina secara terpisah. Mereka terancam dengan tudingan menentang peraturan pemerintah.

India menerapkan lockdown selama total 21 hari pada Rabu pekan lalu (26/3/2020) untuk memerangi Covid-19, penyakit yang disebabkan virus corona.

Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved