Rupiah Melemah di Rp 16.495 Per Dolar AS, Ini Langkah Antisipatifnya jika Tembus Rp 20 Ribu

Sore ini, rupiah kembali melemah ke angka Rp 16.495 per dolar Amerika Serikat (AS), Kamis (2/4/2020)

kataindonesia.com
Ilustrasi uang Rupiah. 

TRIBUNPALU.COM –  Sore ini, rupiah kembali melemah ke angka Rp 16.495 per dolar Amerika Serikat (AS), Kamis (2/4/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,27% dibanding kemarin, yakni Rp 16.450 per dolar AS.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan nilai tukar rupiah rupiah masih akan melemah akibat pendemi corona.

Dalam skenario berat Sri Mulyani, nilai tukar rupiah bisa mencapai Rp 17.500 per dollar AS.

Sementara itu, dalam skenario sangat berat, nilai tukar rupiah bisa menembus level Rp 20.000 per dolar AS.

“Kemungkinan terburuknya rupiah bisa mencapai 20.000 per dollar AS,” kata Sri Mulyani dalam video conference, Rabu (1/4/2020) dikutip Tribunnews dari Kontan.co.id.

Ilustrasi-Nilai Tukar Rupiah.
Ilustrasi-Nilai Tukar Rupiah. (Tribunnews/JEPRIMA)

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, akan mengambil langkah-langkah antisipatif, ketika rupiah tembus Rp 17.500 per dolar AS hingga Rp 20.000 per dolar AS,

Dimaksudkan agar skenario terburuk bisa dicegah, sehingga BI terus menyiapkan langkah-langkah bersama stakeholder terkait, seperti Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Satu di antara langkah yang telah disiapkan pemerintah adalah Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan.

Berdasarkan Perppu, Bank Indonesia diizinkan untuk membiayai defisit APBN melalui pembelian Surat Utang Negara (SUN) serta Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) jika memungkinan.

Halaman
1234
Editor: Imam Saputro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved