Virus Corona

Bukan karena Tangani Pasien Covid-19, 138 Tenaga Medis Malaysia Positif Virus Corona Gegara Hal Ini

Sebanyak 138 tenaga medis Malaysia dinyatakan positif virus corona tetapi bukan karena menangani pasien Covid-19. Penularan terjadi di luar RS.

AFP/PAOLO MIRANDA
Ilustrasi tenaga medis - Sebanyak 138 tenaga medis Malaysia dinyatakan positif virus corona tetapi bukan karena menangani pasien Covid-19. Penularan terjadi di luar RS. 

TRIBUNPALU.COM - Sebuah kejadian pasien Covid-19 tak biasa terjadi di Malaysia.

Pemerintah setempat menemukan sebanyak 138 tenaga medis dari Kementerian Kesehatan Malaysia dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Namun, anehnya penularan virus corona ini tak terjadi pada saat tenaga medis ini bertugas.

Dikutip dari The Star, kejadian ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah.

Ia mengatakan bahwa tidak ada tenaga medis tersebut yang terinfeksi karena menangani pasien Covid-19 di bangsal rumah sakit maupun unit perawatan intensif (ICU) di fasilitas pelayanan medis milik Kementerian Kesehatan Malaysia.

Sebab, dari 138 kasus tersebut terdapat 58 pasien yang terinfeksi di acara resepsi pernikahan.

Pelatih Timnas Indonesia U19 Positif Corona Tanpa Mengalami Gejala

PLN Berikan Token Listrik Gratis Selama 3 Bulan bagi Pelanggan Subsidi, Ini Cara Mendapatkannya

Nahasnya, resepsi pernikahan tersebut rupanya juga dihadiri oleh orang-orang yang pernah datang di acara pertemuan tabligh di Masjid Sri Petaling, Kuala Lumpur, Malaysia.

"Lima puluh delapan kasus terkait dengan resepsi pernikahan yang dihadiri oleh orang-orang yang juga menghadiri pertemuan tabligh di Sri Petaling," kata Noor Hisham dalam konferensi pers harian Covid-19, Jumat (3/4/2020).

Masjid Sri Petaling, Kuala Lumpur, lokasi tablig akbar Jhor Qudama dan Ulama 2020
Masjid Sri Petaling, Kuala Lumpur, lokasi tablig akbar Jhor Qudama dan Ulama 2020 (nstp)

Sementara, 14 kasus terinfeksi dari pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang berobat berdasarkan gejala yang timbul atau simtomatik tetapi tidak sadar atau sengaja tidak memberi tahu petugas medis mengenai status mereka.

Selain itu ada pula dua kasus yang tidak menginformasikan jika pernah menghadiri pertemuan tabligh di Sri Petaling.

Halaman
1234
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved