Breaking News:

Kebijakan Baru Saat Corona, Pemkab Banyumas akan Denda Masyarakat yang Tak Gunakan Masker

Masyarakat Banyumas yang tak mengenakan masker atau penutup mulut, baik di dalam maupun luar ruangan, akan dikenai denda.

Tribunnews/JEPRIMA
Warga membeli masker di salah satu toko alat kesehatan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (3/3/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Pemkab Banyumas menerapkan peraturan daerah baru khusus untuk menangani Virus Corona.

Aturan itu mewajibkan masyarakat Banyumas untuk menggunakan masker pelindung selama bepergian.

Bagi yang tak mengenakan masker atau penutup mulut, baik di dalam maupun luar ruangan, akan dikenai denda.

Kebijakan itu segera diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas untuk mencegah penularan corona atau Covid-19.

Bupati bahkan telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 440/212/Tahun 2020 tentang Peran Serta Aktif Masyarakat dalam Penanggulangan Penyebarluasan Corona.

Kewajiban penggunaan masker juga tertuang di dalamnya.

Diawali pembagian masker

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, penerapan regulasi bermasker akan didahului dengan proses edukasi dan pembagian masker.

"Kita bagikan masker dulu (sebelum aturan denda diberlakukan), tahap pertama satu juta masker," kata dia.

Setelah itu, Bupati akan menerapkan masa percobaan sebelum benar-benar merealisasikan regulasi bermasker.

"Masa percobaan juga ada selama satu minggu nanti kita bahas (mulainya kapan) setelah masker datang," tutur dia.

Halaman
12
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved