Ratu Tisha Mengundurkan Diri dari Sekjen PSSI, Waketum PSSI: Penggantinya Tak Bisa Instan

Wakil Ketua Umum PSSI Mayjen TNI (Purn), Cucu Somantri menegaskan proses penentuan pengganti di posisi Sekjen tak bisa dilakukan secara instan atau se

DWI WIDIJATMIKO/BOLASPORT.COM
Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria saat diwawancari BolaSport.com di lobby New Bougenville RS Pelni, Petamburan, Jakarta, 12 Februari 2019. 

TRIBUNPALU.COM - Ratu Tisha Destria secara resmi telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Senin sore (13/42020).

Kini jabaran Sekjen PSSI untuk sementara kosong dan PSSI harus segera menemukan pengganti Ratu Tisha.

Wakil Ketua Umum PSSI Mayjen TNI (Purn), Cucu Somantri menegaskan proses penentuan pengganti di posisi Sekjen tak bisa dilakukan secara instan atau sepihak.

Menurut sosok yang juga menjabat Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) itu, terdapat mekanisme organisasi yang harus dilalui.

“Ada fit and proper test yang harus diikuti oleh sang calon. Tanpa kecuali. Setelah itu, harus ada persetujuan dari Komite Eksekutif PSSI,” tegas Cucu, Selasa (14/42020) dikutip dari laman Liga Indonesia.

Menurutnya, posisi Sekjen terbilang sangat menentukan dalam organisasi PSSI.

Mantan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Diminta Tim Liga 2, Sriwijaya FC Bergabung Jadi Manajer Tim

Karena itu, ia haruslah dipilih dari sosok yang paham dan menguasai organisasi serta paham terhadap sepak bola Indonesia secara menyeluruh.

Dalam daftar tanggung jawab Sekjen PSSI berdasarkan pasal 61 poin 3 Statuta PSSI disebutkan beberapa tugas Sekjen di antaranya melaksanakan keputusan yang disahkan oleh Kongres PSSI dan Komite Eksekutif sesuai dengan arahan dari Ketua Umum.

Kemudian, mengatur penyelenggaraan Kongres PSSI dan pertemuan Komite Eksekutif dan badan-badan lain.

Tidak hanya itu, sesuai dengan yang tertulis pasal 61 poin 3 Statuta PSSI, Sekjen PSSI juga diharuskan menjaga hubungan baik dengan anggota PSSI, asosiasi provinsi PSSI, asosiasi Kabupaten, asosiasi kota, komite-komite, FIFA, AFC dan AFF.

Halaman
1234
Penulis: Imam Saputro
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved