Virus Corona

Luhut Binsar Minta Pengembangan Desa Wisata Danau Toba Terus Berjalan Meski Ada Virus Corona

Ada 10 Desa Wisata yang rencananya akan dikembangkan di Destinasi Super Prioritas (DSP) Danau Toba.

Humas Kemenko Maritim dan Investasi
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers saat Coffee Morning di Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (25/2/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan meminta pembangunan terkait beberapa fasilitas wisata di berbagai daeraj terus dilanjutkan meski ada pandemi Virus Corona.

Satu yang mnejadi perhatiannya adalah pengembangan desa wisata di Destinasi Super Prioritas (DSP) Danau Toba yang menurut Luhut harus segera dikerjakan. 

“Sekarang kami tinggal bahas siapa berbuat apa, time table, berapa dana yang dihabiskan. Juli kami mulai bekerja, kalau tidak bisa kami mundur sebulan. Kemudian, kami membagi pekerjaan kepada kementerian dan lembaga terkait agar terintegrasi. Kami ikutkan pula ahli kultur orang Batak,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (16/4/2020).

Ada 10 Desa Wisata yang rencananya akan dikembangkan di DSP Danau Toba.

Dari semua desa tersebut, ada berbagai kebutuhan utama terutama infrastruktur yang wajib dibenahi.

Lockdown di India, Pria Ini Berusaha Raup Sisa Tumpahan Susu di Jalan Meski Dikerumuni Anjing

Sekjen PBB Sebut Vaksin Virus Corona adalah Satu-satunya Hal yang Bisa Membuat Dunia kembali Normal

Perbaikan tersebut antara lain perbaikan akses jalan, penyediaan air bersih, pelatihan sumberdaya manusia dan perbaikan rumah adat. 

Nantinya, tujuh kementerian akan bahu-membahu membenahi 10 desa wisata di Danau Toba tersebut.

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga menyatakan pihaknya sudah memulai pembangunan berbagai infrastruktur di desa wisata Danau Toba. Sebagian sudah dalam proses lelang dan ditargetkan pada tahun 2020 ini sudah terjadwal. 

“Program DSP Danau Toba dan lain-lain, seperti yang disampaikan Menko Luhut tadi, sudah mulai bekerjanya dan sudah mulai proses lelang semua, pada bulan Juni-Juli tahun ini sudah bisa dimulai,” kata dia.

Menkominfo Johny G. Plate pun telah menyatakan kesiapannya, dengan jalan optimalisasi jaringan yang dibutuhkan sebagai koordinat wilayah yang butuh jaringan internet. 

“Di beberapa titik masih perlu jaringan, makanya kami perlu memberikan informasi yang cepat agar provider bisa membangun dengan cepat juga,” katanya. 

Sedangkan, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, beberapa dermaga juga sudah mulai dibangun dan untuk galangan kapal sudah dianggarkan. Prediksinya, pengerjaan galangan kapal akan dimulai pada tahun 2021.

Sementara dari sisi transportasi udara, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto Raharjo mengatakan, landasan pacu Bandara Sibisadi sudah dapat didarati oleh pesawat berbadan sedang sejenis ATR.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pandemi Corona, Luhut Ingin Pengembangan Wisata Danau Toba Tetap Berjalan", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved