Breaking News:

Ramadan 2020

Membicarakan Orang di Media Sosial saat Ramadan Bikin Batal Puasa? Ini Penjelasannya

Kebiasaan membicarakan orang, termasuk ghibah di media sosial saat Ramadan bikin batal puasa? Simak penjelasan hukumnya dari pakarnya.

Penulis: Isti Prasetya | Editor: Imam Saputro
pexels.com/Brett Sayles
ILUSTRASI - Kebiasaan membicarakan orang, termasuk ghibah di media sosial saat Ramadan bikin batal puasa? Simak penjelasan hukumnya dari pakarnya. 

"Ghibah adalah menyebutkan, menceritakan apa yang senyatanya terjadi kepada orang lain meski kejadian itu adalah faktual tetapi yang bersangkutan tidak suka apabila keburukannya diungkapkan kepada orang lain," ungkap Ustaz Abdul Matin.

Namun, menurutnya di zaman media sosial seperti ini, ghibah tak hanya melalui lisan secara langsung tetapi juga bisa dilakukan melalui media sosial.

"Saat ini dalam rangka menjaga puasa kita apalagi di zaman saat ini ghibah atau menggunjing orang lain tidak hanya melalui lisan tapi bisa melalui Whatsapp, Instagram, Facebook, Telegram aplikasi lain dalam rangka menyebarkan hoaks atau bahkan menyebarkan keadaan yang nyata terjadi dan hal tersebut tidak disukai oleh kelompok atau individu tertentu," jelasnya.

Apa Hukumnya Berkumur-kumur saat Wudhu di Bulan Puasa Ramadhan? Ini Penjelasannya

Contoh dari bentuk ghibah dalam bermedia sosial adalah menyebarkan berita palsu atau hoaks kepada orang lain.

"Karena itu jika dalam keadaan puasa berhati-hatilah mengeshare dan dalam kategori ghibah. Saat ini banyak sekali bermunculan cerita yang bersumber dari berita palsu," lanjutnya.

Ustaz Abdul Matin mengingatkan jika ghibah tidak hanya soal membagikan keburukan orang lain, tetapi juga berita faktual tentang orang lain namun orang yang bersangkutan tidak suka jika fakta itu disebarkan.

"Jangankan berita palsu dalam Islam menceritakan berita yang sesungguhnya terjadi tapi tidak disukai oleh kawan kita ketika menceritakan kejadian yang sesungguhnya," ungkapnya.

Ilustrasi bergosip.
Ilustrasi bergosip. (TribunPontianak.com)

Apakah ghibah bisa membatalkan puasa?

Disebutkan Ustaz Abdul Matin, berghibah saat berpuasa tidak akan membatalkan puasa, tetapi membatalkan pahala puasa.

"Dalam Islam ketika seseorang menjalankan ibadah puasa lalu melakukan perbuatan ghibah yang menurutnya menceritakan kejadian sesungguhnya tapi dalam Islam ghibah dilarang. Puasanya benar, puasanya sah hanya saja pahalanya menjadi batal," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved