Breaking News:

Ramadan 2020

Membicarakan Orang di Media Sosial saat Ramadan Bikin Batal Puasa? Ini Penjelasannya

Kebiasaan membicarakan orang, termasuk ghibah di media sosial saat Ramadan bikin batal puasa? Simak penjelasan hukumnya dari pakarnya.

Penulis: Isti Tri Prasetyo | Editor: Imam Saputro
pexels.com/Brett Sayles
ILUSTRASI - Kebiasaan membicarakan orang, termasuk ghibah di media sosial saat Ramadan bikin batal puasa? Simak penjelasan hukumnya dari pakarnya. 

Puasa orang yang berghibah akan terhitung sah, tetapi tidak mendapatkan pahalanya.

"Dia sah menjalankan puasa dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari tapi pahalanya tidak mendapatkan apapun," sambungnya.

Sebab, ghibah merusak amalan seseorang selama berpuasa.

Bagaimana Aturan Mandi Junub Setelah Waktu Imsak? Ini Penjelasan, Tata Cara, dan Niat Mandi Wajib

Ustaz Abdul Matin melantunkan sebuah hadist terkait rusaknya amalan puasa akibat ghibah.

"Barang siapa yang tidak mampu meninggalkan perkataan palsu, meskipun tidak dengan perkataan tapi tulisan. Dan dia tidak mampu meninggalkan perbuatannya itu maka tidak ada kepentingan dan kebutuhan bagi Allah orang itu untuk menjalankan ibadah puasa," jelasnya.

Pada kalimat penutupnya, Ustaz Abdul Matin berharap umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik dan bisa menahan diri dari segala godaan.

"Mudah-mudahan dapat menjalankan ibadah puasa tidak hanya menahan lapar tapi juga menahan syahwat lisan, syahwat tangan untuk mengetik berita yang menyakiti teman kita meski itu adalah cerita nyata," tutupnya.

Simak selengkapnya di sini:

Amalan Sunnah Ini Justru Jadi Makruh Kalau Dilakukan Saat Puasa Ramadhan, Apa Itu?

Saat puasa Ramadhan, selain dilarang makan dan minum, ada beberapa kebiasaan positif yang ternyata tidak baik untuk dilakukan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved