Breaking News:

Virus Corona

222 Orang di Korea Selatan Kembali Terinfeksi Virus Corona, Sebelumnya sudah Sembuh dari Covid-19

Sebanyak 222 orang kembali terinfeksi virus corona Covid-19 padahal sempat dinyatakan sembuh. Para ahli tidak yakin mengapa hal ini bisa terjadi.

NICOLAS ASFOURI / AFP
Orang-orang yang memakai masker wajah di tengah pandemi coronavirus COVID-19. Sebanyak 222 orang kembali terinfeksi virus corona Covid-19 padahal sempat dinyatakan sembuh. Para ahli tidak yakin mengapa hal ini bisa terjadi. 

TRIBUNPALU.COM - Kasus infeksi baru virus corona Covid-19 di Korea Selatan dikabarkan telah mereda dan semakin berkurang.

Hal ini berbeda dengan apa yang terjadi di Amerika Serikat atau Italia, di mana kasus infeksi baru Covid-19 masih terus mengalami peningkatan. 

Akan tetapi Korea Selatan sekarang bergulat dengan masalah baru.

Sekira 222 orang kembali dinyatakan positif terinfeksi virus corona padahal sempat dinyatakan sembuh, dan para ahli tidak yakin mengapa hal ini bisa terjadi. 

Gempita Minta Adik Cowok, Begini Reaksi Spontan Gading Marten & Gisella Anastasia

Penjelasan Dokter Kandungan soal Kondisi Ibu Hamil yang Boleh atau Tidak Boleh Menjalankan Puasa

Ummi Pipik Siapkan Bingkisan untuk Anak Yatim di Haul 7 Tahun Meninggalnya Ustaz Jefri Al Buchori

Terkait hal ini Dr Roh Kyung Ho, yang bekerja di Departemen Laboratorium Kedokteran di Rumah Sakit Asuransi Kesehatan Nasional Ilsan memberikan komentarnya.

"Kita dapat melihat ini sebagai masalah infeksi ulang atau masalah pengaktifan kembali," kata Dr Roh Kyung Ho dikutip Tribunnews dari Al Jazeera.

 

ILustrasin virus corona - Pasien Sembuh Covid-19 di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona Lagi
ILustrasin virus corona - Pasien Sembuh Covid-19 di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona Lagi (kompas)

Lebih lanjut, Dr Roh menerangkan, perbedaan antara dua kata itu, yaitu infeksi ulang atau reaktivasi, bisa menjadi kunci perjuangan global melawan Covid-19. 

Sederhananya, tambah Dr Roh, reaktivasi akan berarti bahwa seseorang dengan Covid-19 belum mampu melawan virus setelah terlihat menjadi lebih baik.

Menjadi terinfeksi ulang berarti seseorang telah pulih sepenuhnya, tetapi kemudian tertular virus lagi. 

"Kemungkinan besar virus itu diaktifkan kembali atau menginfeksi ulang karena fungsi kekebalan tubuh seseorang tidak mencukupi," jelas Dr Roh.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved