Breaking News:

Bansos Tersendat karena Tunggu Tas Logo Bantuan Presiden, Fadli Zon: Tak Perlu Logo untuk Pencitraan

Politisi Gerindra, Fadli Zon mengkritik pemberian bantuan sosial (bansos) yang sempat tersendat karena harus menunggu tas berlogo 'bantuan presiden'.

Kompas.com
Kolase foto Fadli Zon dan Joko Widodo. 

TRIBUNPALU.COM - Politisi Gerindra, Fadli Zon mengkritik pemberian bantuan sosial (bansos) yang sempat tersendat karena harus menunggu tas berlogo 'bantuan presiden'.

Diketahui sebelumnya, Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan penyaluran bansos berupa paket sembako untuk warga terdampak virus corona sempat tersendat.

Hal itu dikarenakan tas pembungkus yang digunakan mengemas paket sembako belum tersedia karena pemasok bahan mengalami kesulitan impor bahan baku.

Tas untuk mengemas paket sembako itu bewarna merah putih dan bertuliskan 'Bantuan Presiden RI Bersama Lawan Covid-19'.

Di tas itu juga terdapat logo Presiden Republik Indonesia dan Kementerian Sosial serta cara-cara agar terhindar dari virus corona.

Terkait hal itu, Fadli Zon menanyakan apakah ini bantuan sosial ataukah bantuan presiden.

Kemudian, Fadli Zon juga merasa bahwa pemerintah tidak perlu lagi melakukan pencitraan.

Hal ini diungkapkan Fadli Zon lewat sebuah cuitan di akun Twitternya, @fadlizon.

Pemerintah Tunda Pembahasan Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja, Fadli Zon: Langkah Tepat

Tanggapan Pramono Anung hingga Fadli Zon soal Belva Devara yang Mundur dari Stafsus Presiden

Soroti Pernyataan Pemerintah Soal Penemuan FKM UI, Fadli Zon: Pemerintah Pertahankan Argumen Salah

"Ini bansos (bantuan sosial) atau banpres (bantuan presiden)? Zaman sdh berubah harusnya nggak perlu pakai logo utk pencitraan," tulis Fadli Zon.

Lebih lanjut Fadli Zon mengatakan bahwa bantuan tersebut berasa dari uang rakyat dan akan kembali ke rakyat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved