Breaking News:

Viral Media Sosial

Viral Suami Istri asal Rusia Mengamen di Lombok dan Bawa Bayi, Tidak Bisa Pulang karena Lockdown

Video satu keluarga asal Rusia sedang mengamen di Pasar Tradisional Kebon Roek, Mataram, Nusa Tenggara Barat menjadi viral.

Kompas.com/FITRI R
WNA Rusia bersama Anak dan Istrinya terpaksa harus dipulangkan ke Kantor Konsulat Rusia di Bali, karena kedapatan. mengamen dan mencari nafkah di Lombok. Mereka tak bisa pulang ke negaranya karena Covid19. 

Tepatnya bulan Februari 2019, sebuah video berdurasi 90 detik beredar di Facebook yang memperlihatkan keluarga tersebut tengah mengamen dengan cara mengayunkan bayinya.

Melansir BBC, orang yang mengunggah video menganggap ini sebagai tindakan tidak bertanggung jawab yang dapat menyebabkan cedera.

Publik pun mendesak polisi untuk menangkap mereka yang terlibat.

Keluarga ini pun akhirnya digelandang ke Kepolisian Malaysia atas insiden kekerasan tersebut.

Insiden itu direkam dan menjadi viral di media sosial.

Pasangan ini pun diyakini mengamen lantaran untuk mendanai tur dunia mereka.

"Kami menahan mereka pada hari Senin untuk menginterogasi dugaan pelecehan," ujar Mazlan Lazim, kepala polisi Kuala Lumpur kepada AFP seperti dikutip BBC, 5 Februari 2019.

Dia mengatakan kepada wartawan setempat bahwa bayi itu tidak terluka, tanpa ada tanda-tanda cedera.

Melansir BBC, pengguna media sosial lainnya juga mengungkapkan kemarahan mereka bahwa pasangan itu tampaknya berkeliling Asia Tenggara untuk meminta uang.

Ada tren yang berkembang dari orang Barat bepergian di negara-negara Asia yang lebih miskin meminta uang dan dukungan lain untuk mempertahankan perjalanan mereka.

Sering disebut sebagai "pengemis" atau "begpackers", mereka semakin menjadi sumber kemarahan bagi penduduk lokal.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Pasangan Rusia Bawa Bayi Ngamen di Lombok, Diduga Ngamen Keliling Berbagai Negara"
Penulis : Nicholas Ryan Aditya
Editor : Ni Luh Made Pertiwi F.

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved