Video Anak Aniaya Teman Diduga Direkam Ayah Pelaku, Komnas PA: Perekam adalah Pelaku Tindak Pidana

Belum lama ini sebuah video yang memperlihatkan seorang anak menganiaya teman sebayanya menjadi viral di media sosial.

UPI.com via agenda.ge
ILUSTRASI penganiayaan anak. 

TRIBUNPALU.COM - Belum lama ini sebuah video yang memperlihatkan seorang anak menganiaya teman sebayanya menjadi viral di media sosial.

Diduga, video tersebut direkam oleh ayah pelaku.

Dalam video tersebut, anak laki-laki yang mengenakan kaos bergaris serta bercelana merah tampak berulangkali memukuli temannya.

Sementara itu, temannya yang mengenakan setelan berwarna hijau-hitam terlihat diam saja, tak melakukan perlawanan.

Terdengar pula suara laki-laki dewasa dalam video tersebut.

Laki-laki sebagai perekam video itu terdengar mengatakan 'jangan menangis' dalam bahasa Jawa.

Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, pun menanggapi video ini 

Menurut Arist, perekam video seorang anak yang menganiaya temannya itu bisa disebut sebagai pelaku tindak pidana kekerasan fisik.

Hal itu lantaran ia membiarkan terjadinya kekerasan terhadap seorang anak.

Cara Mencairkan Uang Insentif Kartu Pra Kerja, Bisa Melalui Nomor Rekening atau E-Wallet

Strategi Gubernur Bali yang Yakin Wilayahnya Bisa Jadi yang Pertama Bebas dari Covid-19 tanpa PSBB

Beredar video seorang bocah menganiaya teman sebayanya. Diduga video direkam oleh ayah pelaku.
Beredar video seorang bocah menganiaya teman sebayanya. Diduga video direkam oleh ayah pelaku. (Kolase Tribunnews)

Ayah Pelaku?

Menurut informasi yang beredar luas di media sosial, disebut-sebut bahwa perekam video itu tak lain merupakan ayah dari bocah yang memukuli temannya.

Warganet pun mengecam tindakan terduga ayah pelaku yang justru membiarkan tindak kekerasan itu terjadi.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved