Breaking News:

Vaksin Corona Belum Ditemukan, Donald Trump Bersikeras Buka Lockdown di Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan tetap dibuka meski tidak ada vaksin.

MANDEL NGAN / AFP
Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian tentang virus corona baru, yang menyebabkan COVID-19, di Kebun Mawar Gedung Putih pada 14 April 2020, di Washington, DC. 

Moncef Slaoui, yang sebelumnya memimpin divisi vaksin di perusahaan raksasa farmasi GlaxoSmithKline akan memimpin proyek ini.

Sedangkan Jenderal Gustave Perna yang mengawasi distribusi untuk Angkatan Darat AS akan menjabat sebagai chief operating officer.

Slaoui mengatakan dia yakin bahwa beberapa ratus juta dosis vaksin akan diberikan pada akhir 2020 ini.

Padahal sebelumnya Slaoui mengatakan bahwa deadline pengerjaan vaksin ini sangat ambisius.

Banyak ahli mengatakan vaksin adalah satu-satunya hal yang akan memberi orang Amerika kepercayaan diri untuk sepenuhnya membuka kembali perekonomian tanpa adanya tes yang meluas.

"Saya tidak ingin orang berpikir ini semua tergantung pada vaksin," katanya.

"Vaksin atau tanpa vaksin, kita kembali. Dan kita sedang memulai prosesnya."

Dalam banyak kasus mereka tidak memiliki vaksin dan virus atau flu datang dan Anda berjuang melewatinya," tambahnya.

Trump mengatakan, sekolah AS akan bisa kembali dibuka pada musim gugur.

Awal pekan ini pakar penyakit menular top AS, Dr Anthony Fauci menyangsikan rencana untuk membuka sekolah pada musim gugur.

Sementara itu, pada Jumat lalu Trump mengomentari pengemudi truk yang selama beberapa minggu membunyian klakson di depan Gedung Putih.

Halaman
123
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved