Angka Kasus Covid-19 Naik Lagi, 6 Negara Ini Kembali Berlakukan Lockdown, termasuk Arab Saudi

Beberapa minggu setelah mengalami penurunan angka kasus infeksi virus corona Covid-19, sejumlah negara kembali memberlakukan lockdown.

NICOLAS ASFOURI / AFP
Orang-orang yang memakai masker wajah di tengah pandemi coronavirus COVID-19 melintasi jalan di Beijing pada 5 April 2020. 

TRIBUNPALU.COM - Beberapa minggu setelah mengalami penurunan angka kasus infeksi virus corona Covid-19, sejumlah negara kembali memberlakukan lockdown atau penguncian wilayah.

Hal ini dilakukan utamanya karena adanya kasus infeksi baru.

Sementara itu, beberapa dari negara ini juga mengalami tekanan politik dan ekonomi untuk membuka kembali lockdown.

Dikutip TribunPalu.com dari laman This is Insider, pemberlakuan kembali lockdown yang dilakukan baik secara total maupun parsial saat ini memang belum memperlihatkan dampak.

Meski begitu, dalam beberapa pekan ke depan, itu akan memberikan petunjuk krusial tentang langkah apa yang paling tepat dilakukan seiring negara-negara lain di dunia juga mulai kembali memberlakukan pelonggaran.

Berikut enam negara di dunia yang memberlakukan lockdown lagi karena adanya lonjakan kasus infeksi baru Covid-19.

1. China

Sebagai tempat di mana kasus virus corona Covid-19 pertama kali ditemukan, China juga menjadi negara pertama yang memberlakukan lockdown.

Dalam prosesnya, China membuka kembali lockdown sedikit demi sedikit.

China pertama menutup Kota Wuhan pada akhir Januari 2020 dan berangsur-angsur menutup wilayah lain hingga hampir separuh populasi China berada di bawah aturan pembatasan fisik pada pertengahan Februari 2020.

Halaman
1234
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved