Breaking News:

Bulutangkis

Tontowi Ahmad Kecewa Berstatus Magang Pelatnas, PBSI: Gagal Penuhi Ekspetasi jadi Faktor Turunkan SK

Status magang di Pelatnas jadi salah satu faktor Tantowi Ahmad gantung raket, PBSI beri penjelasan: Gagal penuhi ekspetasi jadi faktor turunkan SK.

Penulis: Isti Tri Prasetyo | Editor: Bobby Wiratama
pbdjarum.org
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir saat memamerkan medali emas yang diraih di Olympic 2016 - Status magang di Pelatnas jadi salah satu faktor Tantowi Ahmad gantung raket, PBSI beri penjelasan: Gagal penuhi ekspetasi jadi faktor turunkan SK. 

Saat promosi dan degradasi awal tahun 2020, Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI Richard Mainaky melaporkan bahwa Winny Oktavina Kandow akan dipasangkan kembali bersama tandem sebelumnya yaitu Akbar Bintang Cahyono.

"Otomatis kan kalau kembali berpasangan dengan Akbar, berarti Winny tidak berpasangan lagi sama Tontowi dan situasi ini membuat Tontowi sementara itu belum ada pasangan main," kata Susy Susanti seperti dikutip dari Badminton Indonesia.

Dalam masa peralihan inilah, PBSI mengubah status Tontowi Ahmad di pelatnas menjadi pemain magang.

"Namun di situasi seperti itu, PBSI tetap memberikan kesempatan kepada Tontowi, tetapi dengan status SK (Surat Keputusan) Magang, karena belum punya pasangan tetap," lanjutnya.

Kevin Sanjaya Jawab Tantangan 5 Artis Wanita Indonesia yang jadi Idamannya, Natasha Wilona Termasuk?

Susy Susanti menjelaskan bahwa saat itu Tontowi memang sudah ada rencana untuk berpasangan dengan Apriyani Rahayu.

Tetapi, rencana itu belum mendapat kepastian sebab di sektor ganda putri, Apriyani Rahayu bersama Greysia Polii telah lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Kabid Binpres PP PBSI Susy Susanti saat menghadiri konferensi pers menjelang All England Open 2017 di pelatnas bulu tangkis, Cipayung, Jakarta Timur.
Kabid Binpres PP PBSI Susy Susanti saat menghadiri konferensi pers menjelang All England Open 2017 di pelatnas bulu tangkis, Cipayung, Jakarta Timur. (BADMINTON INDONESIA)

Di tengah kondisi ini, PBSI masih memberikan kesempatan pengiriman ke turnamen-turnamen untuk Tontowi Ahmad, tetapi seluruh program pengiriman tentunya harus disertai dengan target yang jelas.

Masih menggantungnya soal pasangan main serta target ini membuat PBSI memberikan SK Magang kepada Tontowi Ahmad dengan kesempatan empat kali try out.

Apabila hasilnya baik, maka akan ada reward berupa extra try out untuk Tontowi Ahmad, hal ini juga berlaku bagi semua atlet Pelatnas.

Lebih lanjut, Susy Susanti mengatakan bahwa di tahun 2020, PBSI harus bijak dalam mengatur prioritas hingga anggaran pengiriman pemain ke turnamen, terutama bagi mereka yang diprogramkan untuk Olympic Tokyo 2020.

(TribunPalu.com/Isti Prasetya, Kompas.com/M. Hafidz Imaduddin)

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved