Pemerintah Dinilai Tak Konsisten dalam Ambil Kebijakan, Luhut: Dinamika Covid-19 Harus Disesuaikan

Luhut Binsar Pandjaitan buka suara soal tudingan kebijakan pemerintah yang dinilai tidak konsisten.

TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Jend. TNI. Purn. Luhut Binsar Panjaitan silaturahmi dengan para awak media bertajuk "Coffee Morning" di Gedung BPPT, Jalan, M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (26/3/2017). Dalam silaturahmi tersebut Mantan Kepala Staff Kepdesidenan itu membahas masalah pemulihan terumbu karang Raja Ampat, Papua. 

TRIBUNPALU.COM - Saat ini pemerintah Indonesia tengah menuai banyak kritikan akibat kebijakan-kebijakan dalam upaya melawan Covid-19 dinilai tidak konsisten.

Terkait dengan hal ini Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan buka suara.

Luhut mengatakan, setiap kebijakan yang diputuskan oleh pemerintah dalam hal penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 adalah semata-mata demi keamanan dan keselamatan serta kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.

Menurut dia, setiap kebijakan itu telah melalui kajian yang cermat dan mendalam, dengan tetap berhati-hati dan melihat perkembangan dinamikayang terjadi. 

Menteri BUMN Erick Thoir Wajibkan Sejumlah BUMN Berikan Proyek di Bawah Rp 14 Miliar ke UMKM

Viral karena Lelang Keperawanan, Sarah Keihl Akhirnya Minta Maaf & Sebut Pernyataannya Hanya Candaan

“Pemerintah bukannya tidak konsisten dan berubah-ubah, tetapi dinamika Covid-19 harus disesuaikan. Karena kita belum ada pengalaman dan perlu kehatian-hatian dalam mengambil keputusan. Berdamai dengan covid esensinya benar karena menurut WHO, Covid-19 ini tidak akan habis sebelum ada vaksinnya," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (20/5/2020).

Berdamai itu lanjut Luhut adalah tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Begitu pula dengan lola hidup masyarakat yang nenurutnya harus lebih bersih dan tetap sehat.

Luhut mengingatkan, walaupun grafik Covid-19 sudah menunjukkan penurunan di beberapa negara, namun terdapat beberapa titik baru yang bermunculan dan riset juga menunjukkan adanya gelombang kedua. 

“Oleh karena itu, Indonesia juga perlu waspada dengan gelombang kedua dan masyarakat tetap displin dalam melaksanakan PSBB dan protokol kesehatan yang ada. Kita wajib memberikan pemahaman kepada masyarakat, ini penting sekali,” ujarnya.

Fadli Zon Sebut Indonesia Butuh Pemimpin yang Dipercaya Rakyat, Yunarto Wijaya Pertanyakan Sosok Ini

Mantan perwira tertinggi militer ini juga mengajak para rektor dari berbagai universitas untuk menyosialisasikan program pemerintah dalam menghadapi Covid-19 serta fokus pada berbagai strategi pemulihan perekonomian.

“Fokus pemerintah dalam penanganan Covid-19 terbagi menjadi dua yaitu segi kuratif seperti pembangunan rumah sakit darurat, alokasi dana pemerintah pusat dan daerah, dan alat pelindung diri," ujarnya.

"Kemudian, dari segi preventif dan promotif dapat dilakukan melalui upaya seperti diseminasi informasi terkait promosi kesehatan melalui media sosial dan media massa, alokasi anggaran promosi kesehatan, pengawasan aktif, dan upaya kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Penangan Covid-19, Luhut: Bukannya Tak Konsisten, tetapi...", 
Penulis : Ade Miranti Karunia
Editor : Erlangga Djumena

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved