Corona Belum Mereda, Wapres Ma'ruf Amin: Kami Pemerintah Mohon Maaf Bahaya Belum Hilang

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta maaf karena virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 belum juga hilang hingga saat ini.

Instagram/kyai_marufamin
Wakil Presiden RI KH Maruf Amin. 

TRIBUNPALU.COM - Pandemi virus corona belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir.

Bahkan di Indonesia beberapa hari ini kasus Covid-19 mengalami peningkatan yang cukup pesat.

Melihat kondisi ini, Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta maaf karena virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 belum juga hilang hingga saat ini.

Padahal, sekarang sudah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Hari besar umat Islam itu kemungkinan jatuh pada Minggu (24/5/2020) lusa.

"Kami pemerintah mohon maaf bahaya belum hilang. Untuk menghilangkan ini bukan hal yang mudah," kata Ma'ruf dalam video conference, Jumat (22/5/2020) sore.

Update Corona Sulteng Jumat, 22 Mei 2020: Nihil Kasus Terkonfirmasi Positif, Tambah 15 ODP dan 2 PDP

Dampak Penerapan Lockdown, Jumlah Pengangguran di AS Akibat Kena PHK Tembus 38,6 Juta Jiwa

Sebaran Corona di Indonesia Jumat 22 Mei: Jawa Barat Capai 2 Ribu Kasus, 5 Provinsi Nihil Kasus Baru

Update Virus Corona di Indonesia per Jumat, 22 Mei 2020: Total 20.796 Kasus, 5.057 Sembuh

Ma'ruf menyadari pandemi Covid-19 ini membuat ibadah dan tradisi umat Islam di hari raya menjadi terganggu. Silaturahmi tak bisa lagi dilakukan secara langsung.

 

Umat Muslim juga tak bisa melakukan shalat Idul Fitri berjamaah di masjid atau lapangan terbuka.

Mantan Ketua MUI ini berharap umat Muslim bisa mengikuti imbauan pemerintah dengan shalat id di rumah masing-masing.

"Andaikata kita memaksakan untuk shalat id di masjid kemudian terjadi penularan, maka itu justru tak sesuai prinsip ajaran agama," kata Ma'ruf.

Selain soal masalah ibadah, Ma'ruf juga meminta maaf banyak masyarakat yang harus melewati Lebaran kali ini dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan.

Ia menyadari banyak masyarakat yang kehilangan mata pencaharian dan penghasilan akibat kebijakan pembatasan sosial berskala besar yang ditetapkan pemerintah.

"Kami prihatin Hari Raya ini banyak saudara kita yang berhari raya dalam suasana yang prihatin. Karena memang hari raya kali ini dalam kesulitan ekonomi. Kami mohon kita semua bersabar dalam hadapi situasi seperti ini," kata dia.

Ma'ruf memastikan pemerintah terus berupaya menekan angka penularan virus corona. Di waktu bersamaan, pemerintah juga akan berupaya untuk memperbaiki kondisi perekonomian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wapres Ma'ruf Amin Minta Maaf Covid-19 Belum Hilang Saat Lebaran",
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Bayu Galih

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved