Breaking News:

Pria di Korea Selatan Dijebloskan ke Penjara karena Nekat Kabur dari Karantina Virus Corona

Seorang pria di Korea Selatan dijebloskan kepenjara setelah kabur dari karantina virus corona.

KOMPAS.COM
Ilustrasi Penjara 

TRIBUNPALU.COM - Nekat kabaru dari karantina virus corona, seorang pria di Korea Selatan dijebloskan kepenjara.

Dilansir dari AFP Selasa (26/5/2020), pria itu dipenjara selama empat bulan , dan menjadi orang pertama yang mendekam di balik jeruji besi akibat pelanggaran tersebut, kata pihak berwenang.

Korsel sempat menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di luar China.

Namun, kini Negeri "Ginseng" dapat mengendalikannya dengan memperbanyak "pelacakan, pengujian, dan pengobatan."

Kehidupan di Korsel pun berangsur normal dan ratusan ribu pelajar kembali bersekolah, usai mengalami penangguhan lebih dari dua bulan.

Update Covid-19 Global Selasa, 26 Mei 2020 Siang: Ada 84.102 Kasus Terkonfirmasi di China

Kasus Covid-19 di Sejumlah Negara Mulai Menurun, WHO Imbau Waspadai Puncak Kedua Wabah Corona

Pembukaan kembali ini diawasi ketat, seperti halnya yang terjadi di beberapa negara Eropa.

Pria yang dipenjara ini berusia 27 tahun. Ia ditangkap pada April setelah melanggar aturan karantina dua kali.

Diberitakan, ia meninggalkan kediamannya saat menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

Setelah dipindahkan ke fasilitas karantina, pria yang tidak disebut namanya itu kabur lagi dan akhirnya ditangkap.

Sejumlah Negara Mengalami Penurunan Kasus Covid-19, WHO Ingatkan Potensi Puncak Kedua

Pria tersebut "dihukum karena melanggar Undang-undang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular, dan dijatuhi hukuman empat bulan penjara," kata seorang petugas di Pengadilan Distrik Ujiengbu kepada AFP.

Jaksa telah mengajukan hukuman penjara satu tahun.

Pihak berwenang Korea Selatan telah memperketat aturan-aturan untuk mencegah gelombang kedua Covid-19, menyusul adanya kluster baru dari kelab malam awal bulan ini.

Kemudian mulai Selasa (26/5/2020), orang-orang diwajibkan mengenakan masker di transportasi umum termasuk taksi di seluruh negeri.

Pada Februari, Dewan Nasional Korea Selatan mengeluarkan UU yang menjatuhkan hukuman maksimal 1 tahun penjara atau dengan 10 juta won (Rp 119,4 juta) jika sengaja melanggar aturan karantina penyakit menular.

Korea Selatan yang berpenduduk 52 juta jiwa, mengumumkan 19 kasus baru Covid-19 pada Selasa, menambah jumlah kasus menjadi 11.225.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kabur dari Karantina Virus Corona, Pria Korsel Langsung Dipenjara", 
Penulis : Aditya Jaya Iswara
Editor : Aditya Jaya Iswara

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved