Breaking News:

Jokowi Minta Dukungan Penuh untuk Jawa Timur yang Mengalami Kenaikan Kasus Covid-19 Cukup Tinggi

Jokowi meminta kementerian dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berfokus kepada provinsi dengan kasus baru yang cukup tinggi

Instagram.com/jokowi/
Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNPALU.COM - Pandemi virus corona Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Bahkan, di sejumlah wilayah atau provinsi, terdapat kenaikan angka kasus infeksi baru yang signifikan.

Presiden Joko Widodo meminta kementerian dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berfokus kepada provinsi dengan kasus baru yang cukup tinggi.

Di Pulau Jawa misalnya, Presiden Jokowi secara khusus meminta agar Provinsi Jawa Timur diberikan dukungan penuh, terutama yang berkaitan dengan kesiapan rumah sakit rujukan dan rumah sakit darurat.

"Ini Pak Menteri Kesehatan juga Ketua Gugus Tugas betul-betul saya minta, Jawa Timur menjadi perhatian. Kemudian juga yang berkaitan dengan percepatan pengujian sampel, pelacakan untuk yang terpapar (Covid-19) di Jawa Timur betul-betul dilakukan langkah-langkah pengendalian," kata Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas secara telekonferensi dengan jajarannya untuk membahas percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Pakar Sebut Indonesia Bisa Catatkan 1.200-1.400 Kasus per Hari, Jika Kemampuan Tes Corona Meningkat

WHO Desak Indonesia Hentikan Penggunaan Klorokuin untuk Mengobati Pasien Covid-19

Viral di Media Sosial Kisah Ojol yang Ikhlas hanya Dibayar Maaf Seusai Antar Puluhan Kilometer

"Termasuk juga provinsi yang lain di luar Jawa yang penambahannya masih cukup tinggi yaitu di Sulawesi Selatan, di Kalimantan Selatan, di Sumatera Selatan, di Papua, di NTB," jelasnya.

Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden memberikan tiga arahan terbaru bagi para menteri maupun Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dalam arahan pertamanya, Presiden meminta jajarannya mengendalikan arus balik agar tidak terjadi sirkulasi bolak-balik dalam penyebaran virus corona yang berpotensi untuk memunculkan gelombang kedua, utamanya di wilayah Jabodetabek.

"Karena saya melihat, data terakhir tadi pagi, tren untuk R0 maupun Rt dari DKI Jakarta sudah di bawah 1 sehingga ini perlu terus kita tekan agar lebih menurun lagi," kata Presiden.

Kedua, Jokowi ingin agar Gugus Tugas dan kementerian juga fokus kepada provinsi dengan kasus baru yang cukup tinggi.

Jokowi Minta Menteri dan Gugus Tugas Kendalikan Arus Balik untuk Cegah Gelombang Kedua Covid-19

Kenang 100 Hari Kepergian Ashraf, sang Ayah Tulis Pesan Pilu: Begitu Lama Namun Begitu Singkat

Sementara dalam arahan ketiganya, Presiden meminta agar target pengujian spesimen dapat dikejar.

Untuk diketahui, dalam beberapa rapat terbatas sebelumnya Presiden meminta agar dilakukan uji spesimen Covid-19 sebanyak 10.000 per hari.

"Kemudian yang ketiga, saya minta target uji spesimen 10.000 per hari yang sudah saya berikan target beberapa bulan yang lalu agar ini dikejar sehingga betul-betul ada sebuah kecepatan," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Minta Provinsi Jawa Timur Diberikan Dukungan Penuh, Terutama Terkait Kesiapan RS Rujukan

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved