Breaking News:

Viral Media Sosial

Perjuangan Pemudik dari Jakarta ke Aceh di Tengah Pandemi Covid-19 Jadi Viral: Prosesnya Melelahkan

"Ribet memang, tapi mau gimana lagi. Kita dalam situasi tidak menyenangkan yang memaksa untuk bertindak seperti itu," tandasnya.

Twitter/@romeogadungan
Tangkap layar unggahan Twitter/@romeogadungan. 

"It's troublesome, but doable. With strict protocols."

"Proses filteringnya berlapis, mulai dari bandara asal, hingga bandara tujuan."

"And I saw some thermal cameras in place."

"Intinya, kalau gak penting emang gak usah kemana2. Prosesnya melelahkan," tulisnya.

Zona Merah Covid-19 di Indonesia Masih Banyak, Ketua DPD Minta Pilkada Bulan Desember Dikaji Ulang

Viral di Media Sosial Kisah Ojol yang Ikhlas hanya Dibayar Maaf Seusai Antar Puluhan Kilometer

Konfirmasi Tribunnews

Pemilik akun @romeogadungan, Tirta Prayudha membenarkan utas viral tersebut ia buat.

Sedangkan penerbangan yang ia lakukan sekitar dua minggu yang lalu.

"Saya terbang tanggal 10 Mei (Jakarta ke Banda Aceh) dan tanggal 17 Mei (Banda Aceh ke Jakarta)," ucapnya kepada Tribunnews, Kamis (28/5/2020).

Sedangkan dokumen-dokumen sebagai syarat untuk melakukan perjalanan Tirta siapkan 4 hari sebelum hari keberangkatan.

Untuk biaya mengurus dokumen-dokumen yang ada tidak dipungut biaya, kecuali surat keterangan hasil rapid test saja

"Harganya beda-beda tergantung rumah sakitnya."

"Di Jakarta saya bayar Rp489 ribu, di Banda Aceh Rp400 ribu," imbuh Tirta.

Pria yang menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Big Alpha memberikan penilaiannya terkait proses yang melelahkan saat melakukan perjalanan di tengah pandemi Covid-19.

Ia memandang proses tersebut sudah baik dan benar.

"Prosesnya dibuat tidak nyaman agar orang-orang yang tidak memiliki kebutuhan yang mendesak, agar tidak bisa terbang. Tapi untuk orang-orang yang benar-benar harus terbang ke daerah, prosesnya tetap bisa dilakukan."

"Yang perlu diperhalus adalah arus informasinya antara pemerintah, otoritas bandara maupun maskapai. Soalnya ada simpang siur informasi yang kemaren saya rasakan," kata Tirta.

Terakhir Tirta berpesan bagi masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak untuk tetap tinggal di daerahnya masing-masing dan menunda perjalanannya hingga pandemi Covid-19 berlalu.

"Jangan, karena risikonya tidak hanya ke diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Lebih baik mematuhi dan mengikuti proses dan prosedur yang sudah disiapkan."

"Ribet memang, tapi mau gimana lagi. Kita dalam situasi tidak menyenangkan yang memaksa untuk bertindak seperti itu," tandasnya.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Cerita Perjuangan Pemudik dari Jakarta ke Aceh saat Pandemi Corona: Prosesnya Melelahkan

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved