Peta Sebaran Covid-19 di Surabaya Kini Berwarna Hitam, Bukan Lagi Merah, Apa Artinya?

Berdasarkan peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur, Kota Surabaya tak lagi masuk zona merah, melainkan kini menjadi zona hitam dalam empat hari terakhir.

Kompas.com
Dalam peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur, Kota Surabaya terlihat berwarna hitam sejak empat hari terakhir. 

TRIBUNPALU.COM - Provinsi Jawa Timur saat ini menjadi sorotan karena adanya lonjakan kasus infeksi virus corona Covid-19 yang tinggi.

Hal ini menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan angka kasus Covid-19 tertinggi kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta.

Di Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya merupakan zona dengan angka kasus penyebaran virus corona Covid-19 tertinggi.

Berdasarkan peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur, Kota Surabaya tak lagi masuk zona merah, melainkan kini menjadi zona hitam dalam empat hari terakhir.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi pun memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Dilansir Kompas.com, dr Joni Wahyuhadi mengatakan, warna hitam tersebut menunjukkan jumlah kasus Covid-19 di daerah tersebut sudah lebih dari 1.025 kasus.

"Semakin banyak catatan kasusnya, warna di peta sebaran akan semakin pekat hingga berwarna hitam," ujar Joni di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (2/6/2020).

181 Pilot Kontrak Garuda Indonesia Kehilangan Pekerjaan seusai Dikirimi Surat PHK Tengah Malam

Kata Khofifah Indar soal Mal Masih Buka meski Kasus Covid-19 di Surabaya Tertinggi se-Jawa Timur

Seputar Pamitnya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kepada Warga Surabaya

Tanggapan Pemkot Surabaya soal Cuitan Seorang Dokter yang Ungkap Buruknya Penanganan Covid-19

Hingga Selasa (2/6/2020) malam, kasus Covid-19 di Surabaya mencapai 2.748 kasus.

Di peta sebaran, warna lain yaitu merah pekat terdapat di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan 683 kasus dan Kabupaten Gresik 183 kasus.

Di peta sebaran yang terdapat batas wilayah 38 kabupaten dan kota, semua berwarna merah.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved