Breaking News:

Catatan dan Hiburan Anies Baswedan Terungkap Gara-gara Notif Ponsel Gubernur Terlihat saat Live

Anies Baswedan, baru saja melakukan konferensi pers terkait PSBB wilayah Jakarta melalui kanal YouTube PEMPROV DKI Jakarta pada Kamis (4/6/2020).

YouTube BNPB Indonesia
Anies Baswedan dalam Konferensi Pers pada Senin (25/5/2020) di Graha BNPB. 

Anies mengungkapkan dalam membuat kebijakan selalu mengedepankan parameter dari berbagai ahli, kedokteran, dan sebagainya.

"Parameter selengkap mungkin dan pemantauan parameter dilakukan sampai level RW," ujar Anies.

Indikator Nilai Reproduksi Virus

Anies mengungkapkan nilai reproduksi virus (Rt) di Jakarta mengalami penurunan drastis.

"Alhamdulillah turun terus. Nilai Rt di Jakarta di angka 0,99," ujarnya.

Menurutnya, di bulan Maret lalu, nila Rt Jakarta berada di posisi 4.

Sementara itu, kini telah berada di posisi 0,99.

"Kalau angkanya 4, artinya 1 orang menularkan kepada 4 orang, kalau angkanya 3, menularkan ketiga, kalau 1 menularkan 1," ujarnya.

Artinya, berdasarkan angka ini, Anies mengklaim Jakarta telah mengendalikan penyebaran virus karena angkanya di bawah 1.

Sentil Pemerintah, Anies Sebut Harus Konsisten dalam Ambil Kebijakan: Jangan Dimuncul-munculkan

Indikator Pembatasan Sosial

Sementara itu, Anies juga menyampaikan indikator pembatasan sosial.

Menurutnya, ada tiga aspek pembatasan sosial, yakni epidemiologi, kesehatan publik, dan fasilitas kesehatan.

Dari ketiga aspek tersebut, Anies mengungkapkan pembatasan sosial di Jakarta bisa dilonggarkan.

"Pembatasan sosial bisa dilonggarkan, tapi tetap waspada," ujar Anies.

Anies pun menyampaikan grafik penambahan kasus di Jakarta mulai melandai.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (25/5/2020)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (25/5/2020) (Dok. BNPB)

"Alhamdulillah grafik Jakarta mulai melandai setelah mencapai puncak di pertengahan April," ungkapnya.

Diketahui, DKI Jakarta telah tiga kali menerapkan PSBB.

Fase pertama PSBB dilakukan pada 10 hingga 23 April 2020 selama 14 hari.

Fase kedua mulai 24 April 2020 sampai 22 Mei 2020 atau selama 28 hari.

Fase ketiga selama 14 hari, dari 22 Mei 2020 hingga 4 Juni 2020, hari ini.

(Tribunnews.com/ Siti Nurjannah Wulandari/ Wahyu Gilang P)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Notif Ponsel Anies Baswedan Terlihat saat Live, Catatan dan Hiburan sang Gubernur Terungkap, 

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved