Breaking News:

Artis Senior Yati Surachman Sindir Habis Industri Sinetron, Kini Cuma Kejar Target Bukan Kualitas

Yati mengungkapkan, dulu memiliki impian bahwa sinetron memberikan cerminan yang baik untuk penontonnya.

Editor: Bobby Wiratama
KOMPAS.com/Baharudin Al Farisi
Yati Surachman saat dijumpai di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jumat (12/6/2020) 

TRIBUNPALU.COM - Artis senior Yati Surachman menilai sinetron dulu dan sekarang memiliki perbedaan yang signifikan.

Tak tanggung-tanggung, Yati mengklaim bahwa sinetron sekarang acap kali lebih mementingkan kuantitas, bukan kualitas.

Menurut Yati, hal itu terjadi lantaran produksi yang terus dikejar untuk memenuhi target.

"Sekarang sih memang bukan kualitas, kebanyakan kuantitas. Karena katanya istilah produser sudah (beriringan) bersama industri. Jadi produksinya harus terus, harus terus, harus terus," kata Yati di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2020).

Pemeran film Malaikat Tak Bersayap itu sangat menyangkan apa yang terjadi di dunia sinetron Tanah Air.

Susi Pudjiastuti Minta Jokowi Tegas Berantas Pelaku Illegal Fishing: Saya Mohon Pak Presiden

Tak Hanya Indonesia, Brunei dan Malaysia Juga Tidak Berangkatkan Haji karena Pandemi COVID-19

Yati mengungkapkan, dulu memiliki impian bahwa sinetron memberikan cerminan yang baik untuk penontonnya.

Sebab, Yati pernah mendengar kabar dari temannya yang berprofesi sebagai polisi bahwa ada pelaku kejahatan yang bercermin dari salah satu sinetron Tanah Air.

"Karena saya sering denger tuh. Misalnya ada pembunuhan, saya kan berteman sama siapa aja, terus polisi bilang 'ini gara-gara dia (nonton) sinetron'," kata Yati

"Sebetulnya saya dari tahun 1980 berharap, kita sebagai pembuat juga memberikan contoh yang baik, supaya karya kita jadi panutan," sambungnya.

Yati Surachman sudah malang melintang di dunia akting sejak 1970-an.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved