Breaking News:

Ikatan Dokter Anak Indonesia: Kegiatan Belajar di Sekolah Baiknya Ditunda Hingga Tahun Depan

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan kegiatan pembelajaran di sekolah ditunda hingga tahun depan

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona ---- Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). Proses belajar mengajar kembali berlangsung setelah sebelumnya sempat akan diliburkan selama 14 hari terkait lokasi observasi WNI dari Wuhan, China yang berada di Natuna. 

TRIBUNPALU.COM – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan kegiatan pembelajaran di sekolah ditunda hingga tahun depan.

Indonesia akan memasuki fase ‘normal baru’ atau ‘new normal’ setelah kurang lebih 3 bulan sebagian wilayah Indonesia menerapkan pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Semua sektor akan kembali melakukan aktivitas namun dengan sejumlah protokol kesehatan, termasuk dalam  sektor pendidikan. Namun, sektor pendidikan menjadi sektor terakhir untuk menuju normal baru.

Dalam hal ini, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan kegiatan pembelajaran di sekolah ditunda hingga tahun depan.

“Dari IDAI dengan jelas sebaiknya jangan masuk dulu setidaknya sampai Desember 2020,” ujar Dokter Catherine Mayung Sambo dari IDAI yang juga merupakan Satgas Covid-19 dalam diskusi online ‘Kenormalan Baru Di Satuan Pendidikan’, Senin (15/6/2020).

Dokter Mayung menjelaskan normal baru dalam dunia pendidikan membutuhkan adaptasi dan mindset bahwa normal baru bukan kembali menjalani kehidupan yang lama, tanpa Covid-19.

Namun, IDAI meminta adanya panduan-panduan terkait normal baru, seperti dengan adanya pembatasan fisik dan jaga jarak minimal 6 kaki, serta protokol kesehatan di sekolah.

“New normal lebih cocok menggunakan istilah adaptasi kebiasaan baru yang  menuju masyarakat produktif dan aman Covid -19. Kita berharap masyarakat mengikuti panduan itu,” ujarnya.

Hal tersebut menurutnya perlu ditanamkan juga pada mindset anak-anak agar bisa tetap terjaga dan tetap bisa mendapatkan hak pendidikan dengan baik.

“Anak-anak mulai yang masih kecil hingga yang masuk usia sekolah maupun remaja itu sedang dalam proses tumbuh kembang dan dengan mindset bagaimana cara menjaga kesehatan secara benar, serta bagaimana menjaga diri supaya tetap sehat dan  menjaga jarak agar tetap produktif.”

Halaman
12
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved