Breaking News:

KPK Dorong Penyelamatan Aset Pemda di Sulawesi Tengah, Nilainya Lebih Dari Rp 3 Triliun

(KPK) mendorong pemerintah daerah (Pemda) se-Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk melakukan percepatan inventarisasi dan sertifikasi tanah aset.

Editor: Imam Saputro
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Pertemuan KPK dengan Pemda di Sulawesi Tengah 

Merespons pernyataan Nawawi, Gubernur Sulteng Longki Djanggola sepakat pentingnya kepemilikan sertifikat sebagai bukti penguasaan hak atas tanah.

“Tidak hanya bertujuan untuk memenuhi syarat administratif dan bukti formil saja, sertifikat merupakan jaminan kepastian hukum atas kepemilikan aset pemda,” kata Longki.

Untuk itu, lanjutnya, dalam rangka percepatan penerbitan sertifikat diperlukan sinergi antara KPK, pemda dan BPN agar hasilnya dapat lebih maksimal.

“Semoga rakor hari ini dapat mengidentifikasi akar masalah yang menghambat proses sertifikasi tanah milik pemda untuk bersama-sama kita cari solusinya,” harap Longki.

Dari data yang dilaporkan kepada KPK, untuk Pemprov Sulteng tercatat memiliki aset berupa 862 bidang tanah bangunan yang tersebar di kab/kota. Baru 309 bidang yang telah bersertifikat. Sisanya 553 bidang belum bersertifikat.

Penanganan Covid-19 di Sulteng

Selain membahas persoalan aset, KPK juga memberikan catatan terkait realokasi anggaran yang dilakukan pemda Sulteng dalam penanganan pandemi Covid-19.

Dari data kumulatif seluruh pemda di Indonesia, anggaran Sulteng termasuk salah satu yang terbesar.

Mengutip data dari Kementerian Dalam Negeri per tanggal 16 Mei 2020, pemda Sulteng telah mengalokasikan anggaran percepatan penanganan Covid-19 sebesar Rp900 miliar.

Terdiri dari penanganan dampak ekonomi sebesar 14 persen atau Rp125,8 miliar. Anggaran untuk jaring pengamanan sosial sebesar 22 persen atau Rp200,4 miliar. Dan, yang terbesar, alokasi untuk kesehatan sebesar 64 peresen atau Rp573,8 miliar.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved