Breaking News:

Tanggapan Menteri Agama RI terkait Keputusan Arab Saudi Gelar Ibadah Haji dalam Jumlah Terbatas

Menteri Agama Fachrul Razi memberikan tanggapan terkait keputusan pemerintah Arab Saudi yang tetap menggelar ibadah haji tahun 2020 secara terbatas.

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Menteri Agama Fachrul Razi di kantor Kementerian Agama, Senin (2/3/2020) 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk tetap menggelar ibadah haji tahun 2020 untuk jumlah yang terbatas.

Keputusan pembatasan ini diambil terkait masih merebaknya wabah virus corona Covid-19.

Terkait keputusan pemerintah Arab Saudi, Menteri Agama Fachrul Razi memberikan tanggapannya.

Menurut Fachrul Razi, Pemerintah Arab Saudi telah mengutamakan aspek keselamatan jemaah dalam kebijakan tersebut.

"Atas nama pemerintah, saya selaku Menteri Agama mengapresiasi keputusan Saudi yang mengedepankan keselamatan jemaah dalam penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M," ujar Fachrul Razi melalui keterangan tertulis, Selasa (23/6/2020).

Fachrul Razi menilai aspek keselamatan jemaah merupakan prioritas di tengah pandemi Covid-19.

Ada Pembatasan, Ini Dua Kelompok yang Diperbolehkan Ikuti Ibadah Haji oleh Pemerintah Arab Saudi

Arab Saudi Putuskan Tetap Adakan Ibadah Haji Tahun Ini, Hanya Digelar dalam Jumlah Terbatas

Misteri Matinya Hewan Ternak di Tapanuli Utara Masih Berlanjut, Warga Temukan Jejak Kaki Besar

Ucapan Hari Ayah untuk Surya Saputra, Cynthia Lamusu: Terima Kasih sudah Jadi Ayah yang Luar Biasa

Kagumi Raffi Ahmad, Pasha Ungu Akui Repot jika Bikin Konten YouTube: Aduh, dari Gaji Masih Hidup Lah

Dirinya menilai kebijakan Pemerintah Arab Saudi sejalan dengan alasan pembatalan keberangkatan ibadah haji dari Indonesia.

"Keputusan Saudi sejalan dengan dasar pembatalan keberangkatan jemaah Indonesia yang diumumkan 2 Juni lalu, yaitu keselamatan jemaah haji," tutur Fachrul Razi.

Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk tetap menyelenggarakan ibadah haji tahun 1441 H/2020 M.

Tetapi, ibadah haji tahun ini hanya dapat diikuti oleh ekspatriat yang telah bermukim di Arab Saudi dengan jumlah sangat terbatas.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved