Breaking News:

Tak Tahu Apa Pun soal Covid-19, Ribuan Warga di Negara Ini Mengira Corona Disebabkan Oleh Nyamuk

Sejumlah penduduk migran di Somalia mengaku tak tahu apa pun tentang Covid-19 saat ditanya petugas PBB.

Shutterstock
Virus Corona 

TRIBUNPALU.COM - Pandemi virus corona atau Covid-19 telah menyebar di hampir seluruh penjuru dunia.

Sudah setengah tahun lamanya dunia dilanda pandemi virus corona, tapi ternyata masih ada orang-orang yang tidak tahu apa pun tentang virus penyebab Covid-19 itu.

Associated Press (AP) pada Kamis (25/6/2020) mewartakan, sejumlah penduduk migran di Somalia mengaku tak tahu apa pun tentang Covid-19 saat ditanya petugas PBB.

Petugas migrasi PBB menanyai orang-orang di perbatasan Somalia, salah satu rute migrasi paling berbahaya di dunia.

Perbatasan itu melintasi Laut Merah yang sering dilewati penyelundup, melalui Yaman yang dilanda perang, dan berbatasan dengan negara-negara Teluk yang kaya raya.

Sebaran Corona Indonesia 22 Juni 2020: Naik 247 Kasus Baru Sekaligus 241 Pasien Sembuh di Jawa Timur

Update Covid-19 Kamis 25 Juni 2020: Terus Meningkat, Jumlah ODP 36.648 & PDP Sebanyak 13.068 Orang

Pertanyaan yang diajukan petugas PBB sangat sederhana, seperti asalnya dari mana, tujuan ke mana, dan kenapa bermigrasi?

Namun setelah kasus pertama Covid-19 dikonfirmasi Somalia, pertanyaan baru pun ditambahkan: Berapa banyak orang di kelompokmu yang mengetahui virus corona?

Hasilnya mengejutkan, karena hingga 20 Juni tercatat 51 persen atau 3.471 penduduk mengatakan mereka belum pernah mendengar Covid-19.

"Saat pertama kali mendengarnya saya sangat terkejut," kata Celeste Sanchez Bean manajer program PBB yang berbasis di ibu kota Somalia, Mogadishu, kepada AP.

Temuan ini menjadi tantangan berikutnya dalam menyebarkan informasi tentang Covid-19 agar menjangkau semua orang, supaya para penduduk yang belum terjamah informasi itu mau memakai masker.

Halaman
123
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved