Breaking News:

Dari Coca-Cola hingga Honda, Ini Daftar Perusahaan yang Cabut Iklan dari Facebook

Daftar perusahaan yang menyatakan bergabung dalam aksi boikot iklan di media sosial Facebook kian panjang.

jateng.tribunnews.com
Fitur pesan instan Facebook, yakni Messenger sedang berada di tahap pengembangan untuk fitur mode gelap. 

The North Face menyatakan akan menghentikan iklan di Facebook, meski bakal tetap membuat konten organik di Instagram.

Craig Hodges, juru bicara induk usaha The North Face VF Corp menyatakan, sejumlah brand di bawah payung VF Corp mempertimbangkan untuk mengikuti langkah The North Face.

Selain The North Face, VF Corp merupakan induk usaha Dickies, Vans, Timberland, JanSport, dan Smartwool.

"The North Face menghentikan sementara semua aktivitas iklan berbayar di AS dalam platform Facebook hingga ada kebijakan yang lebih ketat untuk menghentikan konten rasisme, kekerasan, dan kebencian beredar di platform itu," ungkap Hodges.

8. Unilever

Unilever menyatakan bakal menarik seluruh iklannya di Facebook, Instagram, dan Twitter untuk wilayah AS. Ini terkait beredarnya konten ujaran kebencian.

Dalam pernyataan pada laman resmi Unilever, kebijakan ini berlaku setidaknya hingga akhir tahun 2020.

"Melanjutkan beriklan di platform-platform tersebut pada saat ini tidak akan memberikan nilai kepada konsumen dan masyarakat. Kompleksitas lanskap kultural telah memberikan tanggung jawab kepada brand untuk belajar, merespons, dan bertindak untuk mendorong ekosistem digital yang aman dan terpercaya," sebut Unilever dalam pernyataannya.

9. Starbucks

Raksasa jaringan gerai kopi Starbucks menyatakan berencana untuk menghentikan iklannya di semua media sosial.

Keputusan ini kemungkinan memberikan pukulan besar bagi Facebook. Pasalnya, Starbucks merupakan pengiklan terbesar keenam di Facebook pada tahun 2019 lalu.

Starbucks tidak mengisyaratkan secara resmi bergabung pada kampanye #StopHateForProfit. Namun, Starbucks menyatakan keputusan itu sejalan dengan diskusi internal tentang upaya menghentikan ujaran kebencian, termasuk dialog dengan mitra iklan dan organisasi HAM.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Coca-Cola hingga Honda, Daftar Perusahaan yang Stop Iklan di Facebook", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved