Breaking News:

Akan Dihadiri Donald Trump, Perayaan 4 Juli di Mt. Rushmore Dikhawatirkan Jadi Superspreader Corona

Perayaan 4 Juli dengan pertunjukan kembang api di Mount Rushmore tersebut tidak mewajibkan masker dan social distancing.

keloland.com
Mount Rushmore National Memoriam. 

"Kami tahu, jika wabah semakin merebak, maka kami akan dengan cepat kehabisan ranjang rumah sakit dan alat pelindung diri (APD)," lanjutnya.

Namun, event perayaan 4 Juli di Mount Rushmore tak hanya memicu kekhawatiran penyebaran virus corona, tetapi juga risiko kebakaran.

Hal ini diungkapkan oleh manajer Mount Rushmore National Memoriam periode 2010-2019, Cheryl Schreier.

"Saat kota-kota dan komunitas di seluruh Amerika Serikat membatalkan perayaan 4 Juli untuk mematuhi panduan social distancing dan melindungi masyarakat, Donald Trump dan Kristi Noem malah mendorong orang-orang untuk berkerumun di sebuah event yang jelas-jelas berisiko bagi pengunjung dan lingkungan," tulis Cheryl dalam sebuah artikel di The Washington Post.

"Saya mendesak mereka untuk mempertimbangkan kembali acara ini demi kesehatan dan keselamatan semua orang," tambahnya.

Pihak event organizer masih memonitor kondisi cuaca dan akan memutuskan apakah tetap menggelar perayaan tersebut pada Jumat nanti.

Sebab, kondisi iklim yang kering dapat meningkatkan risiko kebakaran di area tersebut.

(TribunPalu.com/Rizki A.)

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Bobby Wiratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved