Breaking News:

Prosedur Baru yang Wajib Ditaati oleh Calon Penumpang di Area Bandara

PT Angkasa Pura (AP) II menerbitkan aturan baru yang wajib dijalankan selama menggunakan moda transportasi publik yang beroperasi di area bandara

TRIBUN BATAM/Argianto Dihan Aji Nugroho
FOTO ILUSTRASI - Sejumlah wisatawan asal Malaysia tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center, Batam, Selasa (28/1). Meningkatnya warga negara china yang terdeteksi virus corona di Singapura membuat pengawasan terhadap lalulintas warga negara asing maupun WNI diperketat untuk mencegah masuknya virus corona ke Indonesia. 

TRIBUNPALU.COM -  PT Angkasa Pura (AP) II menerbitkan aturan baru yang wajib dijalankan selama menggunakan moda transportasi publik yang beroperasi di area bandara yang dikelolanya.

Director of Operation PT AP II, Muhamad Wasid, mengatakan prosedur ini untuk mengedepankan aspek kesehatan dalam ekosistem bandara yang dikelola perseroan, termasuk operasional transportasi publik pemadu moda.

"Kami menetapkan prosedur standar guna pencegahan penyebaran Covid-19, yang harus dipenuhi oleh operator transportasi publik seperti perusahaan taksi, bus, hingga taksi online," ucap Wasid dalam keterangannya, Selasa (14/7/2020).

Wasid mengatakan, prosedur baru ini harus dipenuhi operator transportasi publik untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kebandarudaraan.

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sektor penerbangan yang aman dari Covid-19, menurut Wasid, perlu dijaga dan ditingkatkan, salah satunya melalui ketersediaan transportasi publik pemadu moda yang bersih dan higienis.

"Kami juga memastikan armada transportasi publik di bandara dapat mencukupi, sehingga aksesibilitas masyarakat atau penumpang pesawat dapat tetap mudah untuk menuju bandara ataupun sebaliknya," ujar Wasid.

Berikut prosedur di Soekarno-Hatta yang harus dipenuhi oleh taksi kovensional, taksi online, kendaraan sewa dan bus travel:

1. Area pool di luar kawasan bandara harus menyediakan fasilitas disinfeksi, dan bagi armada yang sudah dilakukan disinfeksi harus diberi stiker penanda.

2. Pengemudi yang bertugas harus dipastikan kesehatannya, dilakukan pengecekan suhu, tidak menunjukkan gejala COVID-19, wajib memakai sarung tangan serta masker.

3. Disediakan hand sanitizer bagi pengemudi dan penumpang.

4. Menyediakan stiker physical distancing pada kursi armada.

5. Di bandara, pengemudi harus mencuci tangan, kemudian memakai sarung tangan dan masker sebelum menjemput pelanggan di terminal penumpang pesawat.

6. Counter di titik penjemputan di terminal harus menyediakan hand sanitizer dan thermal gun untuk memeriksa suhu penumpang.

Halaman
123
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved