Breaking News:

Banjir Bandang di Kabupaten Luwu Utara, Joko Widodo Sampaikan Duka Cita untuk Para Korban

Jokowi menyampaikan dukacita atas jatuhnya korban jiwa dalam bencana banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

TRIBUN-TIMUR.COM/CHALIK MAWARDI
Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan porak-poranda usai diterjang banjir bandang, Senin (13/7/2020) malam. Lumpur memenuhi setiap sudut kota kecil berjarak 450 kilometer dari Makassar. 

TRIBUNPALU.COM - Musibah banjir bandang di Luwu Utara, Sulawesi Selatan mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi menyampaikan dukacita atas jatuhnya korban jiwa dalam bencana ini.

Dukacita disampaikan Presiden Joko Widodo dalam akun instagram @Jokowi sebagaimana dikutip Tribunnews.com, Jumat (17/7/2020).

"Saya menyampaikan dukacita yang dalam atas jatuhnya korban jiwa dalam bencana ini, dan kepada keluarga-keluarga yang ditinggalkan, kiranya diberi-Nya kesabaran dan kekuatan," kata Presiden.

Presiden mengatakan di tengah upaya penanganan Pandemi Covid-19, Indonesia kembali diterpa musibah banjir bandang di Kecamatan Masamba tersebut.

Gibran Rakabuming Bakal Lawan Kotak Kosong di Pilkada Solo 2020, Diprediksi Menang Telak 90 Persen

Novel Baswedan: Indonesia Benar-benar Berbahaya bagi Orang yang Memberantas Korupsi

Ekonom Rizal Ramli Prediksi Pandemi Covid-19 Bakal Bertahan di Indonesia dalam Waktu Lama

Bencana banjir telah menyebabkan sejumlah wilayah di Luwu Utara tertutup lumpur pasir.

"Curah hujan tinggi pada hari Senin 13 Juli lalu, telah membawa banjir bandang dari hulu sungai ke Kecamatan Masamba, yang membuat sebagian kawasan kota di kecamatan itu tertutup lumpur pasir, menimbulkan kerusakan rumah-rumah dan bangunan publik," katanya.

Update Banjir Bandang di Masamba, Luwu Utara: 21 Korban Meninggal, 2 Hilang, 15 Ribu Warga Mengungsi

Luwu Utara Porak Poranda Akibat Banjir Bandang, Evi Masamba Galang Donasi: Saya Mau Bantu, Kasihan

Oleh karena itu Presiden memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono turun ke Luwu Utara Sulawesi Selatan untuk membantu penanganan darurat serta pemulihan kondisi di Luwu Utara.

Berdasarkan data terakhir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis (16/7/2020) kemarin, 15 orang masih dalam pencarian, sedangkan korban meninggal berjumlah 30 orang.

Sehari sebelumnya, sebanyak 539 personel gabungan SAR mencari dan mengevakuasi warga yang hanyut akibat derasnya banjir.

Halaman
12
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved