Breaking News:

Menaker Ida Fauziyah: Ada Tiga Juta Orang Kehilangan Pekerjaan selama Pandemi Covid-19

"Covid-19 ini dampaknya sudah sangat meluas dan pada akhirnya yang paling terasa dampaknya pada sektor ketenagakerjaan, terutama sektor informal."

Kompas.com/Ihsanuddin
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziah menyebutkan angka pengangguran bertambah sebanyak tiga juta orang.

Penambahan angka pengangguran tersebut akibat pandemi Covid-19.

"Pandemi Covid-19 ini telah mengakibatkan 3 juta lebih saudara-saudara kita kehilangan pekerjaan. Sehingga tidak mendapatkan pendapatan sama sekali," ujarnya Ida dalam sambutan membuka acara PBK di BBPLK Serang, Selasa (21/7/2020).

Padahal, pemerintah sudah berupaya menekan dan mengurangi angka pengangguran dengan berbagai upaya dan cara.

Hasilnya, jumlah pengangguran yang dirilis BPS pada Februari 2020 sudah menurun dibandingkan tahun 2019.

"Angka sebenarnya dibanding tahun 2019 angkanya sudah turun. Kalau 2019 pengangguran kita 7,50 juta. Per Februari tren ketenagakerjaan kita positif menjadi 6,8 juta," kata Ida.

Ibu dan Anak Lelaki Berhubungan Badan di Rumah karena Pengaruh Alkohol, Disaksikan Anak Perempuan

Link Live Streaming Mola TV Liga Inggris Aston Villa vs Arsenal Rabu, 22 Juli 2020 Pukul 02:45 WIB

Ada Pisau di Sekitar Jasad Editor Metro TV Yodi Prabowo, Sidik Jari yang Tertinggal Milik Korban

Anak dan 3 Cucu Gugat Kakek 91 Tahun Asal Siantar karena Warisan, Tergugat Hanya Bisa Terbaring

Meneliti Cara Virus Corona Menyebar di Kerumunan, Ilmuwan di Jerman Gelar Konser untuk 4.000 Orang

Namun, tren positif tersebut terhenti akibat adanya pandemi pada bulan Maret 2020.

Tidak hanya sektor kesehatan saja terdampak, bahkan meluas ke sektor perekonomian.

"Covid-19 ini ternyata dampaknya sudah sangat meluas dan pada akhirnya yang paling terasa dampaknya pada sektor ketenagakerjaan, terutama sektor informal," jelasnya.

Menurut Ida, pengangguran terbanyak disumbangkan dari lulusan SMK dan Perguruan Tinggi.

Karena, kebutuhan pasar kerja saat ini tidak sesuai dengan input maupun output pendidikan.

Untuk itu, peran Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLKI) di seluruh Indonesia akan berperan aktif, berkolaborasi dengan industri.

"Kalau ingin menekan pengangguran, menyelsaikan pengangguran yang angkanya karna covid tinggi. Maka, pelatihan diarahkan harus menjawab kebutuhan pasar kerja," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menaker Ida Fauziah: 3 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan akibat Covid-19"
Penulis : Kontributor Serang, Rasyid Ridho

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved